Marhenyantoz's Blog

Arsip untuk kategori ‘Kultum

  • In: Kultum
  • Komentar Dimatikan

Sahabat Nabi saw. , Abu Darda’ memberi kita tiga standar ukuran dan parameter acuan untuk meraba hakikat kebodohan tersebut. Artinya apabila ada tiga perkara dalam diri kita, atau satu saja dari tiga hal tersebut, maka kita tergolong orang yang tiada berilmu atau bodoh.
Sahabat yang zuhud ini pernah bertutur, “Indikasi kebodohan itu ada tiga hal : Ujub (mudah bangga diri), banyak mengobral pembicaraan yang tidak memiliki manfaat dan mencegah perbuatan dosa, tapi dia justru terpuruk di dalamnya”
Jika kita amati dan rnungkan tiga indikator tadi yang telah disampaikan oleh sahabat Rasulullah ini, maka sangat mungkin manusia yang secara kasat memiliki ilmu luas, pengetahuan yang dalam, prestasi puncak, meraih beberapa penghargaan dari manusia dst. Ia masuk dalam kategori jahil, jika ia bangga dengan kelebihan yang ia miliki. Baik itu dibidang ilmu, amal, iman, dakwah, ibadah, penghambaan diri dan bidang lainnya.
Sehebat apapun orang tersebut, banyak ilmu, banyak karya yang dihasilkan, dan seabrek prestasi lainnya, sungguh sayang jika sampai terjerumus kedalam ujub. Bahkan karena ujubnya banyak celotehnya yang tidak ada manfaat.
Sebentar lagi pemilu 2014, sekarang ini banyak calon legislatif berkampanye, menyampaikan berbagai program, janji-janji ke masyarakat jika nanti kepilih akan melaksanakan janjinya. Banyak celotehan yang disampaikan dengan harapan agar masyarakat memilihnya. Kita tunggu saja calon legislatif yang terpilih itu masuk kategori jahil atau tidak. Jika ia ingkar akan janjinya maka mereka termasuk golongan yang jahil.
Usamah bin Zaid meriwayatkan, seseorang didatangkan pada hari kiamat kemudian dilemparkan ke dalam neraka hingga ususnya terburai keluar dan berputar-putar di dalam neraka seperti keledai mengitari alat penumbuk gandumnya, kemudian penduduk neraka bertanya,” Hai fulan ! Apa yang menimpamu, bukankah dulu engkau memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran?”
Ia menjawab, “Benar dulu aku memerintahkan kebaikan tapi aku tak melakukannya dan aku melarang kemungkaran tapi aku melakukannya.” (HR. Muslim)
Bertanyalah pada hati nurani diri sendiri yang paling dalam, apakah kita masuk golongan orang yang cerdas atau bodoh.

 

Ketika kita ada waktu luang tanpa kegiatan,  apa yang kita lakukan ?

Melamun apa ber dzikir  ?

Apa yang akan diperoleh orang melamun dan orang yang  selalu ber dzikir kepada Allah SWT?

Jika seseorang menyibukkan diri dengan dzikir, maka ia akan terlalaikan dari perkataan yang batil seperti ghibah (menggunjing), namimah(mengadu domba), perkataan sia-sia, memuji-muji manusia (secara berlebihan), dan mencela manusia.

Karena lisan sama sekali tidak bisa diam. Lisan boleh jadi adalah lisan yang rajin berdzikir dan boleh jadi adalah lisan yang lalai. Kondisi lisan adalah salah satu di antara dua kondisi tersebut.

Ingatlah bahwa jiwa jika tidak tersibukkan dengan kebenaran, maka pasti akan tersibukkan dengan hal yang sia-sia.

oleh Syaikh Abdurrazzaq bin Abdil Muhsin Al Badr hafizhahullah

Anas bin Malik berkata, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ مِنْ النَّاسِ مَفَاتِيحَ لِلْخَيْرِ مَغَالِيقَ لِلشَّرِّ ، وَإِنَّ مِنْ النَّاسِ مَفَاتِيحَ لِلشَّرِّ مَغَالِيقَ لِلْخَيْرِ ، فَطُوبَى لِمَنْ جَعَلَ اللَّهُ مَفَاتِيحَ الْخَيْرِ عَلَى يَدَيْهِ ، وَوَيْلٌ لِمَنْ جَعَلَ اللَّهُ مَفَاتِيحَ الشَّرِّ عَلَى يَدَيْهِ

Sesungguhnya diantara manusia ada yang menjadi kunci kebaikan dan penutup pintu kejelekan, Namun ada juga yang menjadi kunci kejelekan dan penutup pintu kebaikan. Maka beruntunglah bagi orang-orang yang Allah jadikan sebagai kunci kebaikan melalui kedua tangannya. Dan celakalah bagi orang-orang yang Allah jadikan sebagai kunci kejelekan melalui kedua tangannya”. (HR Ibnu Majah, dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Ibnu Majah)

Dan barangsiapa yang ingin dirinya menjadi seseorang yang kuncpembuka pintu kebaikan serta menjadi penutup pintu keburukan, maka hendaknya ia melakukan hal-hal berikut:

  1. Mengikhlaskan segala perbuatan dan perkataan hanya untuk beribadah kepada Allah. Karena hal tersebut adalah sumber kebaikan dan sumber kemuliaan seseorang.
  2. Berdoa kepada Allah agar diberi taufik menjadi seseorang yang membuka pintu kebaikan. Karena sesungguhnya doa adalah kunci segala kebaikan, dan Allah tidak akan menolak doa seorang hamba yang beriman yang memohon kepadanya.
  3. Bersemangat dalam menuntut ilmu dan memperdalamnya. Karena sesungguhnya ilmu mendorong seseorang kepada kebaikan dan kemuliaan, serta menghalangi dari perbuatan jelek dan kerusakan.
  4. Senantiasa beribadah kepada Allah, terlebih-lebih dalam hal-hal yang wajib. Dan lebih khusus dalam masalah shalat, karena shalat dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar.
  5. Bersikap dengan akhlak yang mulia dan lemah lembut, serta jauh dari akhlak yang buruk dan tidak beradab.
  6. Berteman dengan orang-orang yang baik dan berkumpul dengan orang-orang shalih. Karena sesungguhnya dengan berkumpul bersama mereka, para malaikat akan menyelimutinya dan rahmat Allah akan mengelilinginya. Serta jauhilah perkumpulan orang-orang yang buruk dan jelek, karena mereka adalah pengikut para setan.
  7. Menasehati orang lain, baik yang dikenal atau tidak dikenal, agar menyibukkan mereka dengan kebaikan dan menjauhkannya dari kejelekan.
  8. Selalu mengingat akan hari akhir, dimana seorang hamba akan berdiri dihadapan Allah Ta’ala. Maka seseorang yang senantiasa berbuat baik akan dibalas dengan kebaikan dan orang yang jelek dibalas dengan kejelekan pula, sebagaimana firman Allah Ta’ala,فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ  وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ“Barangsiapa yang mengerjakan amal perbuatan kebaikan sebesar dzarrah pun, niscaya ia akan mendapatkan balasannya. Dan barangsiapa yang mengerjakan amal kejelekann sekecil dzarrah, pasti ia akan mendapatkan balasannya”. (QS. Al-Zalzalah 7-8)
  9. Dan yang tidak kalah penting adalah seorang hamba senantiasa berharap agar mendapatkan kebaikan, serta berusaha memberi manfaat kepada yang lainnya. Sehingga apabila ia sungguh-sungguh berniat dan berharap akan mendapatkan kebaikan serta memohon kepada Allah akannya, maka dengan izin Allah, ia akan menjadi kunci kebaikan dan penutup pintu kejelekan.

Dan Allah Maha Kuasa atas hamba-hambanya untuk diberikan taufik dan dibukakan padanya pintu kebaikan bagi yang dikehendaki-Nya. Dan Allah-lah sebaik-baik dzat yang membuka pintu kebaikan.

Sumber : Muslim.or.id dan http://www.al-badr.net/web/index.php?page=article&action=article&article=7

  • In: Kultum
  • Komentar Dimatikan

Hati adalah pengendali. Jika ia baik, baik pula perbuatannya. Jika ia rusak, rusak pula perbuatannya. Maka menjaga hati dari kerusakan adalah wajib.

Tentang perusak hati Imam  Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan ada lima perkara :

  1. Bergaul dengan banyak kalangan (baik dan buruk), bergaul itu penting, namun jangan asal bergaul dan banyak temennya. Jangan salah pilih dalam bergaul.
  2. Angan-angan kosong, Banyak berangan-angan merupakan perbuatan yang sia-sia, angan-angan kosong bagaikan lautan tak bertepi.
  3. Bergantung kepada selain Allah. Inilah sebuah perbuatan yang sia-sia. Ia tidak akan mendapatkan sesuatupun dari Allah.  Allah akan menyerahkan urusan orang tersebut segala sesuatunya kepada ia bergantung selain Allah. Allah akan menghinakan orang tersebut.
  4. Kekenyangan, siapa yang pernah merasakan kekenyangan ? Bagaimana rasanya? Kekenyangan makanan merupakan perusak hati. Merusak di sini karena  dzatnya. Makanannya dari barang bukan haknya.
  5. Banyak tidur, tidur itu ya penting. Tidur itu ada manfaatnya. Bagaimana kalau kebanyakan tidur ? Banyak tidur itu mematikan hati, buang-buang waktu, badan jadi malas. Yang baik adalah tidur saat sangat dibutuhkan.
Tag: ,

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala nikmat yang kita terima sampai detik ini dan Insya Allah selalu bersyukur  sampai jasad dan ruh kita berpisah.

Alhamdulillah kita bertemu lagi dengan bulan yang amat mulia yaitu bulan Ramadhan. Bulan dimana berbagai ampunan serta keberkahan diberikan oleh Allah SWT  kepada hambaNya yang bertaqwa.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)

 “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala (dari Alloh) maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Di bulan yang penuh berkah ini baiknya kita isi dengan berbagai ibadah serta ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Diantaranya bisa seperti berikut :

1. Puasa Ramadhan 1 bulan penuh

2. Shalat Tarawih secara berjamaah

3. Memperbanyak membaca Al Qur’an

4. Memperbanyak sedekah

5. Menggapai Lailatul Qadr

6. Memperbanyak Istighfar

7. Memperbanyak do’a kepada Allah

8. Memperbanyak amalan-amalan sunnah

9.  Iktikaf di Masjid

10. Selalu berdakwah di jalan Allah menurut kemampuannya.

 

Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa di antara kalian” (QS. Al Hujurat: 13)

Semoga puasa kita dapat menjadi saksi dihadapan Allah tentang keimanan kita kepada-Nya. Dan semoga puasa kita mengantarkan kita menuju derajat taqwa, menjadi hamba yang mulia di sisi Allah Ta’ala.



Uploaded with ImageShack.us

Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 675,714 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Era Muslim

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Arrohmah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 68 pengikut lainnya.