Marhenyantoz's Blog

Banyak Membaca dan Main Komputer Bikin Rabun

Posted on: 05/05/2012

  • In: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Banyak Membaca dan Main Komputer Bikin Rabun

Banyak pelajar (  Lebih dari 90% ) di kota-kota besar Asia menderita Myopia (mata rabun), menurut penelitian ini  dikaitkan dengan terlalu banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan.

Para peneliti mengatakan “peningkatan tajam” masalah ini karena para siswa sekolah terlalu banyak belajar di sekolah dan di rumah sehingga kurang mendapat cahaya matahari di luar.

Para ilmuwan mengatakan dalam jurnal ilmiah the Lancet bahwa satu dari lima siswa dapat mengalami kerusakan mata dan bahkan kebutaan.

Mereka mengatakan pada saat senggang, para siswa juga lebih banyak menghabiskan waktu bermain komputer dan menonton televisi di rumah.

Sekolah-sekolah di Indonesia dengan kurikulum padat sehingga menuntut para siswa banyak belajar dan membaca buku. Di samping itu tugas ko-kurikuler mesti dikerjakan dirumah. Sehingga siswa harus banyak membaca dan menulis sepanjang hari.

Peneliti mengatakan para siswa seharusnya menghabiskan waktu paling tidak tiga jam sehari untuk menstimulasi produksi dopamine, bahan kimia yang mencegah anak-anak mengalami myopia.

Menurut Profesor Ian Morgan, dari Universitas Nasional Australia yang memimpin penelitian, angka rata-rata myopia di Asia Tenggara sebelumnya sekitar 20-30%.

“Apa yang kami lakukan dalam kajian tertulis adalah semua bukti menunjukkan bahwa sesuatu yang luar biasa terjadi di Asia Timur dalam dua generasi terakhir,” kata Morgan kepada BBC.

“Angka myopia meningkat dari 20% jumlah penduduk menjadi lebih dari 80%, dan bahkan 90% untuk anak-anak muda… Jelas ini merupakan masalah besar bagi kesehatan.”

 

Faktor keturunan bukan penyebab utama

“Angka myopia meningkat dari 20% jumlah penduduk menjadi lebih dari 80%, dan bahkan 90% untuk anak-anak muda… Jelas ini merupakan masalah besar kesehatan”

Profesor Ian Morgan

Para pakar mata mengatakan gangguan myopia adalah bila penglihatan terganggu di atas jarak dua meter.

Berdasarkan penelitian, penyebab gangguan mata ini karena berbagai faktor, karena tuntutan pendidikan dan kurangnya cahaya luar.

Profesor Morgan mengatakan banyak anak di Asia Tenggara menghabiskan waktu lama untuk belajar di sekolah dan mengerjakan pekerjaan rumah.

Tuntutan pendidikan ini juga semakin menekan penggunaan mata, namun cahaya dapat membantu memelihara mata, kata Morgan.

“Keluar rumah antara dua sampai tiga jam, walaupun matahari tidak bersinar, tetap merupakan hal yang penting,” tambahnya.

Selama ini para peneliti percaya ada masalah genetik terkait dengan gangguan mata ini.

Sebelumnya diduga, penduduk dari Cina, Jepang, Korea dan sejumlah negara lain rentan untuk mengalami mata rabun. Namun penelitian ini menunjukkan hal lain.

Di Singapura, dengan komunitas besar dari Cina, Melayu dan India, angka myopia juga meningkat pesat.

Namun Profesor Morgan mengatakan masalah keturunan juga tetap berperan namun bukan penyebab utama.

Sumber : BBC

Iklan
Tag:

Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1,370,286 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Abiubaidah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

%d blogger menyukai ini: