Marhenyantoz's Blog

Archive for the ‘Artikel’ Category

  • In: Artikel | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Pemimpin Yang Amanah

Tugas kita sebagai seorang manusia di muka bumi ini ternyata sangatlah berat. Dikatakan bahwa manusia terkadang berlaku sombong karena merasa sedang memiliki kekuasaan , memilki jabatan penting yang memiliki segudang kewenangan. Jabatan yang sedang dipegangnya mungkin saja bukan merupakan kehendaknya untuk menduduki jabatan tersebut. Tetapi bisa saja atas kemauan mereka sendiri lantaran berkeinginan menduduki jabatan tersebut.

Banyak pejabat yang mempunyai jabatan penting dan setrategis karena kemauannya, artinya dengan segala macam cara berusaha agar bisa menduduki jabatan tersebut. Sikut kanan sikut kiri, sodok kanan sodok kiri, sogok sana sogok sini, suap sana suap sini.

Tetapi ketika berbicara di depan orang banyak, entah anak buahnya atau dihadapan teman temannya, atau atasanya dengan ringan lidahnya mengatakan : mendapat amanah. Namanya amanah itukan sebuah pemberian tanpa ada permintaan dari yang diberi. Dengan demikian jika mereka minta jabatan artinya jabatan itu bukanlah sebuah amanah.

Barangkali suatu saat anda diberikan sebuah amanah, jalankanlah dengan sebaik-baiknya, sekuat tenaga, semampunya, berbuat sebaik mungkin, berlaku adil terhadap anak buahnya, berbuat baik terhadap kerabatnya, jangan berbuat keji, membuat kemungkaran , membuat permusuhan sesama anak buahnya, sesama tema-temannya. Janganlah membuat peta konflik di dalam area kerjanya. Mengadu domba sesama anak buahnya dengan menjual nama salah satu temanya agar terjadi konflik. Dengan demikian dia akan mendapatkan keuntungan dengan adanya konflik tersebut. Tujuannya untuk mempertahankan kedudukannya.

Bisakah anda sebagai seorang pemimpin berbuat adil, menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya ?

Pertanyaannya seperti apakah ciri-ciri pemimpin yang tidak amanah itu?

Pemimpin yang tidak memenuhi syarat keahlian, yaitu sebagaimana syarat pemimpin yang disepakati ulama Islam, adalah: Islam, baligh dan berakal, lelaki, mampu (kafaah), merdeka atau bukan budak dan sehat indera dan anggota badannya.

Pemimpin yang tidak memiliki syarat keahlian pasti tidak amanah. Misalnya, seorang yang tidak sehat indera dan anggota badannya dan menjadi pemimpin sebuah negara atau bangsa. Ia bisa dipastikan tidak mampu menjalankan amanahnya karena faktor kesehatannya, kemudian dia juga tidak mampu melakukan tugas-tugas yang berat karena cacat sehingga akhirnya lebih banyak berbuat untuk dirinya sendiri daripada untuk rakyatnya.

Berikutnya pemimpin yang tidak amanah adalah mementingkan diri sendiri, keluarga dan kelompoknya, tidak menegakkan keadilan bagi seluruh rakyatnya. Ia juga tidak mengembangkan kekayaan negeri untuk kepentingan rakyatnya, tetapi untuk kepentingan diri sendiri, keluarga dan kelompoknya saja, bahkan bila perlu dengan mengorbankan rakyat dan negaranya.

Berikutnya pemimpin yang tidak amanah adalah berlaku zhalim. Pemimpin yang tidak amanah bersifat zhalim. Dia melaksanakan kepemimpinan itu bukan untuk melaksanakan amanah, melainkan untuk berkuasa dan memiliki segala kekayaan negeri sehingga dapat berbuat zhalim kepada rakyatnya. Yang dipikirkan adalah kekuasaannya dan fasilitas dari kekuasaan itu, tidak peduli rakyat menderita dan sengsara.

 

Iklan
  • In: Artikel | Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Awas Target Hasil UN 2013 Lulus 100 %

Ujian Nasional 2013 tinggal sebentar lagi, semua komponen bangsa yang terkait dengan pendidikan anak dari tingkat SD hingga SLTA dibuat sibuk dengan adanya UN model soal 20 variasi. Dari siswa, orang tua yang peduli dengan pendidikan anak-anaknya, guru, kepala sekolah, pejabat-pejabat dinas pendidikan, ataupun para kepala daerah sudah sibuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Kesibukan yang dilakukan tersebut dilakukan agar hasil UN anak-anak tersebut mencapai target LULUS 100 %. Jika anak-anak lulus 100 %, itulah harapan terakhir selama mengenyam pendidikan di sekolah dengan predikat lulus. Bagaimana dengan guru? Guru juga berharap anak-anak didiknya bisa lulus semua sesuai dengan tingkat kegigihan masing-masing dalam belajar selama di bangku sekolah. Guru juga tidak “terlalu” senang dengan keberhasilan 100 % akibat tekanan dari berbagai pihak agar kelulusannya dibuat 100 %. Siswa mempunyai kemampuan yang berbeda-beda, usaha yang berbeda pula, tentu guru punya alas an tersendiri dengan ketidak “senang”annya tersebut.

Bagaimana pula dengan pejabat di dinas pendidikan terkait target kelulusan  harus 100 % ? Segala cara tentu akan ditempuh oleh pejabat di dinas agar kelulusan di wilayah kerjanya tidak jeblog. Bisa saja kepala sekolah ditekan agar kelulusan anak-anaknya bisa mencapai target paling tidak 100 %. Bagaimana jika tidak tercapai ?  Wow, bisa digeser jabatan kepseknya.

Jangankan hanya dinas ditingkat kabupaten/kota, kepala daerah tingkat II-nyapun bisa dibuat malu atau dimarah gubernur jika propinsi wilayah di bawah naungannya mendapat rangking terakhir se-Indonesia. Resiko terberat bisa dialami oleh para pejabat seperti kepala sekolah dan kepala dinas yaitu dicopot jabatannya jika hasil UN jeblog hingga rangking bawah.

Barangkali ada benarnya pemerintah dalam hal ini , Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan Indonesia (BSNPI) Ujian Nasional 2013  dibuat lebih sulit. Langkah itu diambil untuk meningkatkan kualitas ujian dari tahun-tahun sebelumnya. Tingkat kesukarannya dibuat lebih sulit sehingga kredibilitas diharapkan menguat dari waktu ke waktu. Serta  syarat kelulusan Ujian Nasional adalah rata-rata nilai 5,5, dengan minimal nilai setiap pelajaran adalah 4,5.

Selain meningkatkan kesukaran soal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga menambah varian soal Ujian Nasional. Jenis soal bisa mencapai 20 macam di seluruh Indonesia yang tahun lalu  kelas yang berisi 20 orang terdiri atas 5 jenis soal berbeda. Tahun ini dalam satu kelas terdiri atas 20 jenis soal yang berbeda. Itupun setiap soal dan lembar jawaban satu paket melekat dalam bendel disertai kode yang sulit dibaca dengan mata telanjang, karena menggunakan barcode. Dengan demikian siswa juga kesulitan bertanya kepada temannya kode soalnya sama atau tidak.

Bagi yang ingin bermain-main dengan target kelulusan 100 % di atas, tanpa mempersiapkan anak-anak didiknya dengan matang, tentunya sudah mempersiapkan trik-triknya agar bisa mencapai tujuannya. Kita tunggu saja hasilnya….

Tag:

 

QS. Ali Imron 110

QS. Ali Imron 110

QS Ali Imron ayat 110. ” Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”.

Firman Allah SWT di atas merupakan pernyataan dari Allah SWT bahwa umat Muhammad s.a.w., yakni kaum muslimin, sebagai umat yang terbaik di antara umat manusia di muka bumi. Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya mengutip sebuah hadits dari Bahz bin Hakim bahwa tatkala membaca ayat ini Rasulullah s.a.w. bersabda:

 “Kalian adalah penyempurna dari 70 umat, kalian yang terbaik di antara mereka dan termulia di sisi Allah ‘Azza wa Jalla” (Hadits Riwayat at-Tirmidzi).

Berkaitan dengan kondisi bangsa  Indonesia yang terpuruk sekarang ini, ada yang bertanya masih adakah diantara rakyat bangsa ini masuk ke golongan umat yang senantiasa menegakkan kebenaran, mengajak kepada orang lain berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran?

Tag:
  • In: Amal | Artikel | Islam
  • Komentar Dinonaktifkan pada Apa Kabar Bapak Ibumu?

Assalamu’alaikum Wr. Wb  Bagaimana kabarnya Bapak Ibu hari ini? Apakah Bapak Ibu sehat semua hari ini? Ini sebuah contoh sebuah pertanyaan melalui Hp.

Inilah sebuah pertanyaan sederhana yang ditanyakan kepada Bapak Ibu  kita, barangkali tempat kita tinggal tidak satu rumah. Barangkali tempat kita tinggal berjauhan dengan rumah tinggal ke dua orang tua kita karena masing-masing anak-anaknya sudah berkeluarga, bekerja di tempat yang jauh. Kita sebagai anak tidak bisa setiap hari bertemu, tidak setiap saat dapat membantu kerepotan kedua orang tua kita.

Sebagai anak kita diwajibkan untuk berbakti kepada kedua orang tua kita dimanapun kita berada. Apabila kita tidak berbakti kepadanya maka kita sebagai anak dikatakan durhaka. Apakah kita mau jadi anak durhaka? Tentu tidak !

Namun, siapa yang dapat menafikan kebenaran ayat Allah dan hadist Rasulullah SAW yang menyimpulkan bahawa termasuk dosa besar yang kedua setelah syirik ialah apabila seseorang melupakan tanggungjawab menjaga kedua orang tua.

Allah SWT berfirman: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapamu dengan sebaik-baiknya, apabila salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu.” (Surah Al-Isra’ ayat 23)

Rasulullah SAW lebih jelas menegaskan mengenai dosa besar ini di dalam sabdanya yang artinya : Mahukah kamu aku khabarkan tentang dosa besar? Kami (sahabat menjawab: Ya, tentu wahai Rasulullah. Beliau bersabda: “Ada tiga, iaitu menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua ibu bapa dan ucapan dusta dan kesaksian dusta, Baginda mengulanginya berkali-kali sehingga kami berkata mudah-mudahan baginda diam.” a33; (Hadis riwayat Imam Al-Bukhari)

Semua anak mengaku mereka sudah memenuhi hak kedua ibu bapaknya walaupun hati tak kangen, sedih sedangkan  usia mereka  sudah tua. Rasa sedih dirasa ketika kedua Bapak Ibu nya telah tiada, sedangkan dahulunya merasa belum berbuat apa-apa terhadap mereka.

Padahal keutamaan berbakti kepada orang tua melebihi pahala jihad fisabilillah seperti sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: Daripada Abu Abdul Rahman Abdullah bin Mas’ud beliau berkata: “Saya bertanya kepada Nabi SAW. “Amalan apakah yang paling disukai oleh Allah SWT? Baginda bersabda: “Solat pada waktunya, saya bertanya lagi: Kemudian apa lagi? Baginda bersabda: Berbuat baik kepada kedua orang tua. Saya bertanya: Kemudian apa lagi? Baginda bersabda: Berjihad di jalan Allah.” (Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Sesungguhnya kasih sayang yang paling ikhlas tanpa syarat hanyalah kasih sayang Bapak Ibu. Anak yang salih dituntut untuk membalas jasa mereka dengan adab dan akhlak yang baik. Kadang-kadang seulas senyuman dan kata-kata yang lembut lebih berharga daripada harta benda segunung banyaknya.

Mudah-mudahan kita bisa menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada kedua orang tua (Bapak Ibu) , dan selalu mendo’akannya. Amin.

  • In: Artikel
  • Komentar Dinonaktifkan pada JENIS-JENIS NARKOTIKA

DAFTAR NARKOTIKA GOLONGAN I
1. Tanaman Papaver Somniferum L dan semua bagian-bagiannya termasuk buah dan jeraminya, kecuali bijinya.

2. Opium mentah, yaitu getah yang membeku sendiri, diperoleh dari buah tanaman Papaver Somniferum L yang hanya mengalami pengolahan sekedar untuk pembungkus dan pengangkutan tanpa memperhatikan kadar morfinnya.

3. Opium masak terdiri dari :
a. candu, hasil yang diperoleh dari opium mentah melalui suatu rentetan pengolahan khususnya dengan pelarutan, pemanasan dan peragian dengan atau tanpa penambahan bahan-bahan lain, dengan maksud mengubahnya menjadi suatu ekstrak yang cocok untuk pemadatan.
b. jicing, sisa-sisa dari candu setelah dihisap, tanpa memperhatikan apakah candu itu dicampur dengan daun atau bahan lain.
c. jicingko, hasil yang diperoleh dari pengolahan jicing.

4. Tanaman koka, tanaman dari semua genus Erythroxylon dari keluarga
Erythroxylaceae termasuk buah dan bijinya.

5. Daun koka, daun yang belum atau sudah dikeringkan atau dalam bentuk serbuk dari semua tanaman genus Erythroxylon dari keluarga Erythroxylaceae yang menghasilkan kokain secara langsung atau melalui perubahan kimia.

6. Kokain mentah, semua hasil-hasil yang diperoleh dari daun koka yang dapat diolah secara langsung untuk mendapatkan kokaina.

7. Kokaina, metil ester-1-bensoil ekgonina.

8. Tanaman ganja, semua tanaman genus genus cannabis dan semua bagian dari tanaman termasuk biji, buah, jerami, hasil olahan tanaman ganja atau bagian tanaman ganja termasuk damar ganja dan hasis.

9. Tetrahydrocannabinol, dan semua isomer serta semua bentuk stereo kimianya.

10. Delta 9 tetrahydrocannabinol, dan semua bentuk stereo kimianya.

11. Asetorfina : 3-0-acetiltetrahidro-7α-(1-hidroksi-1-metilbutil)- 6, 14-endoeteno-oripavina

12. Acetil – alfa – metil fentanil : N-[1-(α-metilfenetil)-4-piperidil] asetanilida

13. Alfa-metilfentanil : N-[1 (α-metilfenetil)-4-piperidil] propionanilida

14. Alfa-metiltiofentanil : N-[1-] 1-metil-2-(2-tienil) etil]-4-iperidil] priopionanilida

15. Beta-hidroksifentanil : N-[1-(beta-hidroksifenetil)-4-piperidil] propionanilida
16. Beta-hidroksi-3-metilfentanil : N-[1-(beta-hidroksifenetil)-3-metil-4 piperidil] propio-nanilida.

17. Desmorfina : Dihidrodeoksimorfina

18. Etorfina : tetrahidro-7α-(1-hidroksi-1-metilbutil)-6, 14- endoeteno-oripavina

19. Heroina : Diacetilmorfina

20. Ketobemidona : 4-meta-hidroksifenil-1-metil-4- propionilpiperidina

21. 3-metilfentanil : N-(3-metil-1-fenetil-4-piperidil) propionanilida

22. 3-metiltiofentanil : N-[3-metil-1-[2-(2-tienil) etil]-4-piperidil] propionanilida

23. MPPP : 1-metil-4-fenil-4-piperidinol propianat (ester)

24. Para-fluorofentanil : 4‘-fluoro-N-(1-fenetil-4-piperidil) propionanilida

25. PEPAP : 1-fenetil-4-fenil-4-piperidinolasetat (ester)

26. Tiofentanil : N-[1-[2-(2-tienil)etil]-4-piperidil] propionanilida

27. BROLAMFETAMINA, nama lain DOB : (})-4-bromo-2,5-dimetoksi- α -metilfenetilamina

28. DET : 3-[2-( dietilamino )etil] indol
29. DMA : ( + )-2,5-dimetoksi- α -metilfenetilamina

30. DMHP : 3-(1 ,2-dimetilheptil)-7 ,8,9, 10-tetrahidro- 6,6,9-trimetil-6H- dibenzo[b, d]piran-1-ol

31. DMT : 3-[2-( dimetilamino )etil] indol

32. DOET : (})-4-etil-2,5-dimetoksi- α -metilfenetilamina

33. ETISIKLIDINA, nama lain PCE : N-etil-1-fenilsikloheksilamina

34. ETRIPTAMINA : 3-(2aminobutil) indole

35. KATINONA : (-)-(S)- 2-aminopropiofenon

36. ( + )-LISERGIDA, nama lain LSD, LSD-25 : 9,10-didehidro-N, N-dietil-6-metilergolina-8 β – karboksamida

37. MDMA : (})-N, α -dimetil-3,4- (metilendioksi)fenetilamina

38. meskalina : 3,4,5-trimetoksifenetilamina

39. METKATINONA : 2-(metilamino )-1- fenilpropan-1-on

40. 4- metilaminoreks : (})-sis- 2-amino-4-metil- 5- fenil- 2-oksazolina
41. MMDA : 5-metoksi- α -metil-3,4- (metilendioksi)fenetilamina

42. N-etil MDA : (})-N-etil- α -metil-3,4-(metilendioksi)fenetilamin

43. N-hidroksi MDA : (})-N-[ α -metil-3,4- (metilendioksi)fenetil]hidroksilamina

44. paraheksil : 3-heksil-7,8,9, 10-tetrahidro-6,6, 9-trimetil-6H- dibenzo [b,d] piran-1 ol
45. PMA : p-metoksi- α -metilfenetilamina

46. psilosina, psilotsin : 3-[2-( dimetilamino )etil]indol-4-ol

47. PSILOSIBINA : 3-[2-(dimetilamino)etil]indol-4-il dihidrogen fosfat

48. ROLISIKLIDINA, nama lain PHP,PCPY : 1-( 1- fenilsikloheksil)pirolidina

49. STP, DOM : 2,5-dimetoksi- α ,4-dimetilfenetilamina

50. TENAMFETAMINA, nama lain MDA : α -metil-3,4-(metilendioksi)fenetilamina

51. TENOSIKLIDINA, nama
lain TCP : 1- [1-(2-tienil) sikloheksil]piperidina

52. TMA : (})-3,4,5-trimetoksi- α -metilfenetilamina

53. AMFETAMINA : (})- α –metilfenetilamina

54. DEKSAMFETAMINA : ( + )- α –metilfenetilamina

55. FENETILINA : 7-[2-[( α -metilfenetil)amino]etil]teofilina

56. FENMETRAZINA : 3- metil- 2 fenilmorfolin

57. FENSIKLIDINA, nama lain PCP : 1-( 1- fenilsikloheksil)piperidina

58. LEVAMFETAMINA, nama lain levamfetamina : (- )-(R)- α -metilfenetilamina

59. levometamfetamina : ( -)- N, α -dimetilfenetilamina

60. MEKLOKUALON : 3-( o-klorofenil)- 2-metil-4(3H)- kuinazolinon

61. METAMFETAMINA : (+ )-(S)-N, α –dimetilfenetilamina

62. METAKUALON : 2- metil- 3-o-to lil-4(3H)- kuinazolinon

63. ZIPEPPROL : α – ( α metoksibenzil)-4-( β-metoksifenetil )-1- piperazinetano

64. Opium Obat

65. Campuran atau sediaan opium obat dengan bahan lain bukan narkotika

DAFTAR NARKOTIKA GOLONGAN II
1. Alfasetilmetadol : Alfa-3-asetoksi-6-dimetil amino-4,4- difenilheptana
2. Alfameprodina : Alfa-3-etil-1-metil-4-fenil-4- propionoksipiperidina
3. Alfametadol : alfa-6-dimetilamino-4,4-difenil-3-heptanol
4. Alfaprodina : alfa-l, 3-dimetil-4-fenil-4-propionoksipiperidina
5. Alfentanil : N-[1-[2-(4-etil-4,5-dihidro-5-okso-l H-tetrazol-1il)etil]-4-(metoksimetil)-4-pipe ridinil]-N- fenilpropanamida
6. Allilprodina : 3-allil-1-metil-4-fenil-4-propionoksipiperidina
7. Anileridina : Asam 1-para-aminofenetil-4-fenilpiperidina)-4- karboksilat etil ester
8. Asetilmetadol : 3-asetoksi-6-dimetilamino-4, 4-difenilheptana
9. Benzetidin : asam 1-(2-benziloksietil)-4-fenilpiperidina-4- karboksilat etil ester
10. Benzilmorfina : 3-benzilmorfina
11. Betameprodina : beta-3-etil-1-metil-4-fenil-4-propionoksipipe ridina
12. Betametadol : beta-6-dimetilamino-4,4-difenil-3–heptanol
13. Betaprodina : beta-1,3-dimetil-4-fenil-4-propionoksipipe ridina
14. Betasetilmetadol : beta-3-asetoksi-6-dimetilamino-4, 4- difenilheptana
15. Bezitramida : 1-(3-siano-3,3-difenilpropil)-4-(2-okso-3- propionil-1-benzimidazolinil)-piperidina
16. Dekstromoramida : (+)-4-[2-metil-4-okso-3,3-difenil-4-(1- pirolidinil)butil]-morfolina
17. Diampromida : N-[2-(metilfenetilamino)-propil]propionanilida
18. Dietiltiambutena : 3-dietilamino-1,1-di(2’-tienil)-1-butena
19. Difenoksilat : asam 1-(3-siano-3,3-difenilpropil)- 4fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
20. Difenoksin : asam 1-(3-siano-3,3-difenilpropil)-4- fenilisonipekotik
21. Dihidromorfina
22. Dimefheptanol : 6-dimetilamino-4,4-difenil-3-heptanol
23. Dimenoksadol : 2-dimetilaminoetil-1-etoksi-1,1-difenilasetat
24. Dimetiltiambutena : 3-dimetilamino-1,1-di-(2′-tienil)-1-butena
25. Dioksafetil butirat : etil-4-morfolino-2, 2-difenilbutirat
26. Dipipanona : 4, 4-difenil-6-piperidina-3-heptanona
27. Drotebanol : 3,4-dimetoksi-17-metilmorfinan-6s,14-diol
28. Ekgonina, termasuk ester dan derivatnya yang setara dengan ekgonina dan kokaina.
29. Etilmetiltiambutena : 3-etilmetilamino-1, 1-di-(2′-tienil)-1-butena
30. Etokseridina : asam1-[2-(2-hidroksietoksi)-etil]- 4fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
31. Etonitazena : 1-dietilaminoetil-2-para-etoksibenzil-5- nitrobenzimedazol
32. Furetidina : asam 1-(2-tetrahidrofurfuriloksietil)4 fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester)
33. Hidrokodona : Dihidrokodeinona
34. Hidroksipetidina : asam 4-meta-hidroksifenil-1-metilpiperidina-4- karboksilat etil ester
35. Hidromorfinol : 14-hidroksidihidromorfina
36. Hidromorfona : Dihidrimorfinona
37. Isometadona : 6-dimetilamino- 5 -metil-4, 4-difenil-3- heksanona
38. Fenadoksona : 6-morfolino-4, 4-difenil-3-heptanona
39. Fenampromida : N-(1-metil-2-piperidinoetil)-propionanilida
40. Fenazosina : 2′-hidroksi-5,9-dimetil- 2-fenetil-6,7- benzomorfan
41. Fenomorfan : 3-hidroksi-N–fenetilmorfinan
42. Fenoperidina : asam1-(3-hidroksi-3-fenilpropil)-4- fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
43. Fentanil : 1-fenetil-4-N-propionilanilinopiperidina
44. Klonitazena : 2-para-klorbenzil-1-dietilaminoetil-5- nitrobenzimidazol
45. Kodoksima : dihidrokodeinona-6-karboksimetiloksima
46. Levofenasilmorfan : (1)-3-hidroksi-N-fenasilmorfinan
47. Levomoramida : (-)-4-[2-metil-4-okso-3,3-difenil-4- (1pirolidinil)butil] morfolina
48. Levometorfan : (-)-3-metoksi-N-metilmorfinan
49. Levorfanol : (-)-3-hidroksi-N-metilmorfinan
50. Metadona : 6-dimetilamino-4, 4-difenil-3-heptanona
51. Metadona intermediat : 4-siano-2-dimetilamino-4, 4-difenilbutana
52. Metazosina : 2′-hidroksi-2,5,9-trimetil-6, 7-benzomorfan
53. Metildesorfina : 6-metil-delta-6-deoksimorfina
54. Metildihidromorfina : 6-metildihidromorfina
55. Metopon : 5-metildihidromorfinona
56. Mirofina : Miristilbenzilmorfina
57. Moramida intermediat : asam (2-metil-3-morfolino-1, 1difenilpropana karboksilat
58. Morferidina : asam 1-(2-morfolinoetil)-4-fenilpiperidina-4-
karboksilat etil ester
59. Morfina-N-oksida
60. Morfin metobromida dan turunan morfina nitrogen pentafalent lainnya termasuk bagian turunan morfina-N-oksida, salah satunya kodeina-Noksida
61. Morfina
62. Nikomorfina : 3,6-dinikotinilmorfina
63. Norasimetadol : (})-alfa-3-asetoksi-6metilamino-4,4-
difenilheptana
64. Norlevorfanol : (-)-3-hidroksimorfinan
65. Normetadona : 6-dimetilamino-4,4-difenil-3-heksanona
66. Normorfina : dimetilmorfina atau N-demetilatedmorfina
67. Norpipanona : 4,4-difenil-6-piperidino-3-heksanona
68. Oksikodona : 14-hidroksidihidrokodeinona
69. Oksimorfona : 14-hidroksidihidromorfinona
70. Petidina intermediat A : 4-siano-1-metil-4-fenilpiperidina
71. Petidina intermediat B : asam4-fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
72. Petidina intermediat C : Asam1-metil-4-fenilpiperidina-4-karboksilat
73. Petidina : Asam1-metil-4-fenilpiperidina-4-karboksilat etil ester
74. Piminodina : asam 4-fenil-1-( 3-fenilaminopropil)- pipe ridina-4-karboksilat etil ester
75. Piritramida : asam1-(3-siano-3,3-difenilpropil)-4(1- piperidino)-piperdina-4-karboksilat amida
76. Proheptasina : 1,3-dimetil-4-fenil-4- propionoksiazasikloheptana
77. Properidina : asam1-metil-4-fenilpiperidina-4-karboksilat isopropil ester
78. Rasemetorfan : (})-3-metoksi-N-metilmorfinan
79. Rasemoramida : (})-4-[2-metil-4-okso-3,3-difenil-4-(1-pirolidinil)- butil]-morfolina
80. Rasemorfan : (})-3-hidroksi-N-metilmorfinan
81. Sufentanil : N-[4-(metoksimetil)-1-[2-(2-tienil)-etil -4- piperidil] propionanilida
82. Tebaina
83. Tebakon : Asetildihidrokodeinona
84. Tilidina : (})-etil-trans-2-(dimetilamino)-1-fenil-3-
sikloheksena-1-karboksilat
85. Trimeperidina : 1,2,5-trimetil-4-fenil-4-propionoksipiperidina
86. Garam-garam dari Narkotika dalam golongan tersebut di atas.

DAFTAR NARKOTIKA GOLONGAN III
1. Asetildihidrokodeina
2. Dekstropropoksifena : α-(+)-4-dimetilamino-1,2-difenil-3-metil-2- butanol propionat
3. Dihidrokodeina
4. Etilmorfina : 3-etil morfina
5. Kodeina : 3-metil morfina
6. Nikodikodina : 6-nikotinildihidrokodeina
7. Nikokodina : 6-nikotinilkodeina
8. Norkodeina : N-demetilkodeina
9. Polkodina : Morfoliniletilmorfina
10. Propiram : N-(1-metil-2-piperidinoetil)-N-2- piridilpropionamida
11. Buprenorfina : 21-siklopropil-7-α-[(S)-1-hidroksi-1,2,2- trimetilpropil]-6,14-endo-entano-6,7,8,14- tetrahidrooripavina
12. Garam-garam dari Narkotika dalam golongan tersebut diatas
13. Campuran atau sediaan difenoksin dengan bahan lain bukan narkotika
14. Campuran atau sediaan difenoksilat dengan bahan lain bukan narkotika

GOLONGAN DAN JENIS PREKURSOR
TABEL I
1. Acetic Anhydride.
2. N-Acetylanthranilic Acid.
3. Ephedrine.
4. Ergometrine.
5. Ergotamine.
6. Isosafrole.
7. Lysergic Acid.
8. 3,4-Methylenedioxyphenyl-2-propanone.
9. Norephedrine.
10. 1-Phenyl-2-Propanone.
11. Piperonal.
12. Potassium Permanganat.
13. Pseudoephedrine.
14. Safrole.

TABEL II
1. Acetone.
2. Anthranilic Acid.
3. Ethyl Ether.
4. Hydrochloric Acid.
5. Methyl Ethyl Ketone.
6. Phenylacetic Acid.
7. Piperidine.
8. Sulphuric Acid.
9. Toluene.

 

SUMBER :
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 35 Tahun 2009 2009 2009
TANGGAL : 12 Oktober 2009 9 Juli 2009
Salinan sesuai dengan aslinya

SEKRETARIAT NEGARA RI
Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan
Bidang Politik dan Kesejahteraan Rakyat,
Wisnu Setiawan

  • In: Artikel
  • Komentar Dinonaktifkan pada Istilah- istilah Dalam Narkoba

Berikut ini adalah istilah- istilah dalam narkoba,

Am/amplop :  Kemasan untuk membungkus ganja

O-de : Overdosis

Bedak/etep putih : Sebutan lain putaw (heroin)

Barang : Narkoba, ada barang

BD : Bandar/Pengedar

Black heart : Salah satu merk ekstasi

Butterfly : Salah satu merk ekstasi

Bong : Alat penghisap asap putaw/shabu

Bokul : Beli Narkoba

BK : Sedatin, nama obat tidur

Ngedreg : Memakai putaw dibakar diatas kertas timah

Cimeng/gele/rasta : Ganja

Cucaw/Ngipe : Memasukan obat kedalam vena

DUM : Dumolid, nama obat tidur

Fly.Stone/tTeler : Euforia/mabuk

Gau : Satuan berat (0,1 gram:1/4 gau)

Junkie : Pecandu Narkoba

Jackpot  :  Muntah-muntah

Jokul  : Jual Narkoba

Kamput : Kambing putih, merk minuman keras

Kuncian : Sisa Putaw yg sengaja disimpan utk dipakai bila sedang sakaw

Kurus : Kurang terus

Kertim : Kertas Timah

MG : Mogadon, nama obat tidur

Moker.Merah : Mata merah karena menghisap ganja

Lexo :  Loxotan,namaobat penenang

Nipam : Obat tidur

Ubas : Shabu

Ngubas : Memakai shabu

OD/Tumbang : Overdose/kelebihan dosis

Afo : Alumunium foil

Bhironk : Orang Nigeria/Pesuruh

Pakaw/Wakap : Pakai Putaw

Paket/pahe : Pembelian heroin/putaw dalam jumlah kecil

Parno/paranoid : takut/was-was/curiga

Relaps : Kembali lagi ngdrugs krn rindu ingin memakai kembali narkoba.

Pedauw/Gitting : Fly, keadaan nikmat yang dicari pecandu

PT-PT  :  Patungan untuk membeli drugs

Pil aning/pil koplo : Sedatin,obat tidur

Putauw/PT/Etep : Heroin

Rohyp : Rohypnol,obat tidur

Sakaw./SKW/Wakas : Sakit krn Putaw/gejala putus zat

Satu tik : Satu papan=1 strip obat

Spirdu : Satu paket narkoba berdua

Stengky : ½ gram

Sprempi : ¼ gram

Selinting :  Satu batang rokok ganja

Inex : Ecstacy

TKW : Minuman alkohol buatan dalam negri

TU : Berhutang

Snip : Pakai putaw lewat hidung (dihisap)

Gepang : Punya putaw/heroin

Betrik  :  Dicolong/nyolong

BB : Barang Bukti

Coke : Kokain

Gantung : Setengah mabuk

Abses : Salah tusuk urat/bengkak

KW : Kualitas

Jarum/Kipe-an :  Insulin,suntikan

Badai : Mabuk berat karena memakai putaw

Mata : Jarum Insulin

Wangi : Menunjukan kualitas putaw yg baik terasa beraroma bila disuntikan.

Bajing : Bunga Ganja

  • In: Artikel
  • Komentar Dinonaktifkan pada Dampak Kerusuhan Lampung Selatan Meluas

Perang antar warga kampung yang terjadi di Lampung Selatan beberapa hari lalu menimbulkan banyak korban jiwa tewas serta luka-luka, serta ratusan rumah dibakar masa dan puluhan kendaraan juga dirusak termasuk milik aparat.  Sungguh disayangkan terjadinya perang antar warga kampung ini, walaupun  akhirnya sangat riskan bila dikatakan perang antar suku. Suku yang berseteru tersebut adalah suku lokal Lampung dengan Suku Bali yang datang ke Lampung Selatan merupakan pendatang karena program transmigrasi.

Berbagai usaha telah dilakukan untuk meredam konflik di Lampung Selatan ini. Pertemuan antar tokoh masyarakat kedua belah pihak, telah sepakat berdamai. Namun demikian karena suatu masalah di bawah maka muncul kembali kerusuhan yang lebih hebat. Artinya perdamaian antar tokoh tersebut tidak memberikan solusi yang permanen. Sehingga perlunya sosialisasi hasil perdamaian antar tokoh dari kedua belah pihak. Bukan sekedar perdamaian seremonial, tetapi warga juga mesti diberikan pengertian, pemahaman tentang pentingnya perdamaian.

Sungguh sangat disayangkan hasil pertemuan antara tokoh adat dari lima marga di Kalianda dengan Bupati Lampung Selatan, Rycko Menoza SZP, dimana terungkap bahwa  tokoh adat dari lima marga di Kabupaten Lampung Selatan meminta agar masyarakat Desa Balinuraga dapat dipindahkan. Sebab menurut mereka hal itu menjadi satu-satunya solusi agar konflik horisontal antar warga tidak lagi terjadi. Alasan yang disampaikan bahwa dengan kehadiran masyarakat Desa Balinuraga selalu menimbulkan konflik.

Ini bukan sebuah solusi yang tepat apabila warga tersebut harus dipindahkan dari Lampung Selatan. Berbagai persoalan akan muncul dengan ide memindahkan warga tersebut. Lantas dipindah kemana? Siapa yang berhak memindahkan mereka? Siapa yang akan membiayai kepindahan mereka? Daerah mana yang bisa menerima ribuan warga sekaligus?  Adakah lahan untuk mereka? Siapkah pemerintah daerah penerima mereka ada kesanggupan menghidupi sementara sampai mereka siap menghidupi sendiri?

Inilah sebuah arogansi , bukan mencari solusi. Keberadaan warga transmigrasi bukanlah kehendak mereka, tetapi kehendak pemerintah. Tinggal pemda, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama memberikan pemahaman pentingnya hidup berdampingan dengan siapapun secara damai. Tokoh adat bisa meredam warganya agar tidak berbuat diluar perikemanusian, bukan memprovokasi warga karena masalah harga diri suatu suatu adat, suatu kampung, atau suatu wilayah.

Sungguh luar biasa dampak negatif adanya kerusuhan tersebut. Korban jiwa sia-sia. Orang tua, ibu-ibu, anak-anak menjadi trauma, anak-anak tidak bersekolah, putaran roda ekonomi keluarga terhenti, pemerintah harus mengeluarkan dana yang besar untuk mengurusi akibat kerusuhan tersebut.

Dampak negatif kerusuhan juga merembet ke daerah lain yang tidak berkonflik akibat adanya kekhawatiran jangan-jangan di daerah lain nanti akan diganggu. Akhirnya cukup diputuskan sementara istirahat di rumah walaupun tidak mendapatkan penghasilan untuk mengisi priuk dapur mereka. Yang berprofesi sebagai tukang ojek berhenti, berprofesi sopir juga berhenti karena bisnya dikandangkan. Karena bis banyak tidak beroperasi di jalur-jalur tertentu, ratusan penumpang tidak bisa mendapatkan angkutan. Anak sekolah, mahasiswa, pegawai yang sering menggunakan jasa angkutan bis juga menerima dampaknya. Belum lagi pasar-pasar sepi, para juragan tidak mengirim barang, kebutuhan terus harus dipenuhi, tinggal menunggu waktu harga –harga sembako akan melambung.

Untuk itu semua Pemimpin, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan aparat tersebut harus segera mengatasi pasca bentrok antar warga kampung tersebut untuk menghindari dampak negatif yang meluas.

Tunjukkan kepemimpinanmu wahai para pemimpin Lampung Selatan !!!


Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1,400,051 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Abiubaidah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat