Marhenyantoz's Blog

Posts Tagged ‘UN 2013

  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Hasil UN IPA se-Sragen Lulus 100 %

hhhSeperti yang dismpaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sragen, Joko Saryono kepada wartawan Jumat (24/05/2013) mengatakan, untuk siswa SMA/MA yang pesertanya sebanyak 3.632, khusus jurusan IPA tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Sedangkan jurusan IPS yang tidak lulus sebanyak 11 siswa atau 99,4 persen. Sedangkan untuk tingkat SMK, dari total 7295 peserta ujian, yang tidak lulus mencapai 48 siswa atau 99,35 persen.

Sebanyak 59 siswa SMA/SMK di Kabupaten Sragen tidak lulus Ujian Nasional (UN). Tingkat kelulusan yang mencapai 99,54 persen

Dengan demikian rasa penasaran, dag-dig-dug saat menunggu pengumuman pupus sudah dengan berita tersebut. Alhamdulillah anak saya lulus, karena masuk Jurusan IPA. Mohon maaf ananda, Bapak tidak bisa mendampingi saat-saat menegangkan menunggu pengumuman tiba. Mohon dimaklumi kareana jauh. Bapak hanya bisa pantau dari jauh.

Selamat Mas Hafizh.

Iklan
Tag:
  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jatim Peraih Peringkat Pertama Kelulusan UN SMA 2013

Hasil UN 2013. Sepuluh dari 38 daerah (kabupaten/kota) di Jawa Timur dinyatakan lulus Ujian Nasional (UN) 2013 tingkat SMA/MA/SMK 100 persen, bahkan Jatim juga menjadi provinsi dengan peringkat pertama tingkat kelulusan UN yang tertinggi se-Indonesia.

Walaupun UN 2013 memiliki 20 jenis paket soal UN, tapi tingkat kelulusan di Jatim mencapai 99,93 persen untuk SMA/MA dan 99,77 persen untuk SMK, bahkan ada sepuluh daerah yang lulus 100 persen. Adapun peserta UN 2013 di Jatim mencapai 220.740 siswa SMA dan MA dengan 154 siswa yang tidak lulus. Untuk UN tingkat SMK di Jatim tercatat 176.633 peserta dengan 408 peserta yang tidak lulus, sehingga tingkat kelulusan mencapai 99,77 persen dan siswa tidak lulus mencapai 0,23 persen.

Sepuluh daerah dengan tingkat kelulusan 100 persen adalah Lamongan, Batu, Kota Mojokerto, Kota Blitar, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Tulungagung, Kota Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Banyuwangi.

Nilai UN Tertinggi

Peraih nilai UN tertinggi untuk SMA (Bahasa) adalah Nuril Huda (SMAN II Genteng, Banyuwangi) dengan 56,20, Abdullah Maftukh (SMAN I Manyar, Gresik) dengan nilai 56,10, dan Andriyanti Dwi Putri (SMAN I Bangil, Pasurun) dengan nilai 55,65.

Untuk SMA (IPA) adalah Alvinura Fajrin (SMAN Mojoagung, Jombang) dengan nilai 58,15, Dzaky Ramadhan (SMAN I Sidoarjo) dengan nilai 58,10, dan M Thohirin Ramadhani (SMAN I Sooko, Mojokerto) dengan nilai 58,10.

Sementara itu, untuk SMA (IPS) adalah Kevin Gozali (SMA Ciputra Surabaya) dengan nilai 56,05, M Efril Maulana (SMAN III Malang) dengan nilai 55,90, dan Achmad Duwi Effendi (SMAN I Kedamean, Gresik) dengan nilai 55,50.

Peraih nilai UN tertinggi untuk MA (Bahasa) adalah Nurina Mahfudhoh (MAN II Kediri) dengan nilai 53,95, Eni Dwi Lestari (MAN Tlogo, Blitar) dengan nilai 53,65, dan Puji Linda Sari (MAN I Gresik) dengan nilai 53,60.

Untuk MA (IPA) adalah M Zainur Rohman (MA Matholi`ul Anwar, Lamongan) dengan nilai 57,00, Teguh Ari Wibowo (MA Abu Darrin, Bojonegoro) dengan nilai 56,85, dan M Masrur Hamidi (MA Unggulan Amantul Ummah Surabaya) dengan nilai 56,80.

Sementara untuk MA (IPS) adalah Alif Kholifah (MA Nurul Huda, Suci, Lamongan) dengan nilai 55,40, M Hadiy As Sada`iiy (MAN Sidoarjo) dengan nilai 55,10, dan M Faishol Amrulloh (MA Ittaqu Surabaya) dengan nilai 54,90.

Untuk MA (Agama) adalah Novi Octavia (MA Tarbiyatul Tholabah, Lamongan) dengan nilai 55,35, Mahmiatun Nabila (MAN III Malang) dengan nilai 55,30, dan Himatul Mukarromah (MA Tarbiyatul Tholabah, Lamongan) dengan nilai 55,30).

Peraih nilai UN tertinggi untuk SMK adalah Achmad Syafi`i (SMKN I Tuban) dengan nilai 38,20, Ardi Pranata (SMK NU I Karanggeneng, Lamongan) dengan nilai 38,20, dan Elly Fatmawati (SMKN VIII Malang) dengan nilai 38,10.

Lain halnya dengan sekolah peraih nilai UN tertinggi adalah SMAN I Manyar, Gresik (SMA Bahasa), SMA dr Mustain Romly, Lamongan (SMA IPA), SMAN III Lamongan (SMA IPS), MA Tarbiyatut Tholabah, Lamongan (MA Bahasa), MA Ihyaul Ulum, Canga`an, Gresik (MA IPA), MA Miftahul Jinan, Deket, Lamongan (MA IPS), dan MA Tarbiyatut Tholabah, Lamongan (MA Agama).

Sumber : http://www.antaranews.com/berita/376280/jatim-raih-peringkat-pertama-kelulusan-un-sma

  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kualitas Pelaksanaan UN 2013 Tambah Menurun

Setiap tahun, ada saja masalah yang muncul dalam pelaksanaan ujian nasional (UN). Tahun lalu, UN tingkat SMA/sederajat diwarnai indikasi kecurangan.  Maka tahun ini dibuat paketnya lebih banyak untuk menghindari  kecurangan. Tahun ini, 11 provinsi terpaksa menunda UN hari pertama karena belum mendapatkan berkas soal UN. Sehingga harus ditunda sampai 18 april baru dimulai.

Penundaan ini, tentu akan mengganngu konsentrasi  siswa, guru sebagai pengawas, panitia pelaksana di sekolah, tim pengawas dari perguruan tinggi, kepolisian, dsb. Rencana yang sudah matang bubar semua akibat ketidak beresan pelaksanaan UN 2013.

Pengiriman naskah soal juga banyak dipengaruhi oleh kondisi sarana transportasi di berbagai daerah. Perencanaan di atas kertas oleh Kemendikbud Jakarta tentu tidak pernah tahu kondisi di lapangan secara nyata. Akibatnya pelaksana di daerah kesulitan dalam pendistribusian akibat jalur transportasi tidak lancar, jalan rusak, lokasi sulit dijangkau, keamanan kurang mendukung.

Pengamanan naskah soal juga sangat penting dan harus melibatkan kepolisian. Naskah soal yang sudah didistribusikan harus dititipkan di polsek-polsek. Pembuat kebijakan pengamanan tidak tahu kondisi di lapangan sehingga dalam membuat rencana tempat penitipan berdasarkan Nama sekolah, alamat sekolah.  Ini akan bermasalah ketika nama dan alamat sekolah dengan polsek terdekat tidak sesuai dengan pikiran panitia pemetaan keamanan.  Ada sekolah penyelenggara yang jauh letaknya dengan polsek kurang lebih 20 km, kondisi jalan rusak parah, sedangkan penyeenggara sekolah lain hanya berjarak 2-3 km dari polsek yang sama. Ada juga polsek yang tidak mau memberikan kebijakan agar naskah disimpan di polsek terdekat dengan sekolah penyeenggara, dengan alasan seperti itulah perintahnya, sedangkan tim pengawas dari perguruan tinggi sebenarnya membolehkan.

Sementara pengemasan soal dalam plastic bersegel juga tidak ada identitas yang jelas sehingga menyulitkan panitia daam membagikan naskah ke masing-masing ruang. Contohnya, paket bahasa Indonesia untuk IPA dan IPS akan berbeda, ini bisa tertukar IPS dibuka di jurusan IPA dan sebaliknya.

 

Tag:
  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada UN 2013 di Indonesia Tengah Mundur 3 Hari

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan penundaan pelaksanaan Ujian Nasional  tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di 11 provinsi zona Indonesia bagian tengah. Penundaan dilakukan karena soal UN belum siap didistrubusikan ke wilayah itu.

Ujian Nasional di wilayah Indonesia tengah itu akan ditunda selama tiga hari, atau baru dilaksakanakan pada Kamis, 18 Maret 2013. Mata pelajaran yang diujikan seperti jadwal sebelumnya dan sesuai dengan jurusan masing-masing.

“Kalau ujian maju murid akan protes luar biasa. Kalau UN digeser mundur, saya yakin murid-murid merasa senang, jadi ini tidak perlu didramatisir,” katanya saat menggelar jumpa pers di  Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Minggu, 14 April 2013.

Sebanyak 5.109 sekolah setingkat SMA yang pelaksanan ujiannya ditunda berada di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tengara Timur, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Karena pelaksanaannya mundur barangkali peserta dan pengawas ruang ujian masih perlu tata tertibnya, silahkan download.

REVISI POS UN SMP/MTs dan yang sederajat, SMA/MA/SMK dan yang sederajat Tahun 2013

Tata Tertib Pengawas UN

Permen no 3 tahun 2013,

Peraturan POS UN SD Tahun 2013,

 

 

Tag:
  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Contoh Lembar Jawaban UN 2013 – Kemdikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merilis contoh lembar jawaban ujian nasional (LJUN) 2013 yang akan digunakan untuk tingkat SMA/SMK/MA/SMALB dan ujian nasional Paket C pada 15 April s.d. 18 April 2013. Seperti yang diumumkan, pada LJUN ini terdapat barcode di sisi kanan atas sebagai penanda.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro mengatakan bahwa LJUN pada tahun ini dibuat satu paket dengan naskah soal UN. Bahkan, barcode yang ada di sisi kanan atas LJUN tersebut juga identik dengan barcode yang ada di naskah soal. Menurutnya dengan sistem barcode ini, peserta UN tidak perlu lagi menulis kode soal. Untuk memeriksanya, barcode LJUN akan dipindai dan disesuaikan dengan naskah.

Ia juga mengimbau agar pengawas UN memahami hal ini sehingga apabila ada siswa yang meminta tukar LJUN karena rusak, naskah soalnya juga harus diganti baru. Kemudian para peserta didik juga diminta untuk memisahkan LJUN dengan naskah soal sebelum mengerjakan soal UN.

“Sekali lagi, LJUN hanya boleh digunakan untuk mengerjakan naskah soal yang menjadi pasangannya karena merupakan satu paket dan ada kode yang saat dipindai akan ketahuan lembar LJUN mengacu soal yang mana,” kata Khairil.

Dalam rapat persiapan Posko UN 2013 dengan Tim Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemdikbud, Rabu (3/4), Khairil juga menjelaskan panitia persiapan akan menyatukan naskah soal dan LJUN. Kemudian, barcode akan ditempatkan di sisi kedua lembaran yang disatukan tersebut. Khairil menyatakan para siswa diharapkan dapat mengisi nama, dan nomor ujian sebelum kedua lembar itu dipisahkan oleh pengawas ruang ujian.

Khairil mencontohkan apabila terdapat siswa yang ingin mencontek, atau bahkan menyobek, dan menukar LJUN yang dimiliki dengan LJUN temannya, maka hal itu dapat terhindari. “LJUN, dan naskah adalah satu kesatuan, apalagi terdapat barcode, maka kemungkinan untuk bocor juga tidak mungkin,” jelas Khairil.

Selain itu, antisipasi pengamanan juga diberlakukan dengan penerapan 20 tipe soal UN, dengan tingkat kesukaran yang sama. Artinya, para peserta didik akan mendapatkan naskah soal UN yang berbeda satu dengan yang lain. Apabila jumlah peserta didik melebihi jumlah tipe soal, pihak sekolah harus membagi dua jumlah tersebut, untuk menempatkan mereka di kelas berbeda. Sehingga, para peserta didik akan mendapatkan masing-masing satu tipe soal UN.

Seperti diketahui, UN kali ini memiliki 20 variasi paket naskah soal untuk setiap ruang ujian berisi 20 peserta. Dengan demikian, peserta didik dapat konsentrasi dalam mengerjakan soal dan cukup mempelajari materi sesuai kisi-kisi sebelum ujian berlangsung.

Sumber: Ujian Nasional

Tag:
  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Pelaksanaan UN 2013, dimulai pukul 07.30

Tidak seperti tahun lalu, Ujian Nasional (UN) 2013 kali ini diselenggarakan lebih pagi yaitu pada pukul 07.30 WIB. Kepada anda peserta UN tahun ini supaya datang lebih pagi sehingga tidak terburu-buru.

Agar tidak terlambat paling tidak siswa sampai di sekolah sebelum pukul 07.00 WIB, karena di sekolah ada acara pembukaan, yang akan diisi dengan pembacaan tata tertib, dsb sehingga dapat mempersiapkan diri dengan baik dan saat mengerjakan soal dapat fokus.

Ada beberapa hal yang harus ditaati oleh siswa dan jika nekat melanggar maka berakibat tidak lulus. Salah satunya adalah tidak terlambat,jika terlambat tidak akan ada tambahan waktu mengerjakan sehingga dapat merugikan diri sendiri, tidak meminjam alat tulis pada teman, tidak membawa alat bantu hitung, tidak mencontek apalagi  saling bertukar jawaban dengan teman.

Tag:
  • Di: Artikel | Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Awas Target Hasil UN 2013 Lulus 100 %

Ujian Nasional 2013 tinggal sebentar lagi, semua komponen bangsa yang terkait dengan pendidikan anak dari tingkat SD hingga SLTA dibuat sibuk dengan adanya UN model soal 20 variasi. Dari siswa, orang tua yang peduli dengan pendidikan anak-anaknya, guru, kepala sekolah, pejabat-pejabat dinas pendidikan, ataupun para kepala daerah sudah sibuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Kesibukan yang dilakukan tersebut dilakukan agar hasil UN anak-anak tersebut mencapai target LULUS 100 %. Jika anak-anak lulus 100 %, itulah harapan terakhir selama mengenyam pendidikan di sekolah dengan predikat lulus. Bagaimana dengan guru? Guru juga berharap anak-anak didiknya bisa lulus semua sesuai dengan tingkat kegigihan masing-masing dalam belajar selama di bangku sekolah. Guru juga tidak “terlalu” senang dengan keberhasilan 100 % akibat tekanan dari berbagai pihak agar kelulusannya dibuat 100 %. Siswa mempunyai kemampuan yang berbeda-beda, usaha yang berbeda pula, tentu guru punya alas an tersendiri dengan ketidak “senang”annya tersebut.

Bagaimana pula dengan pejabat di dinas pendidikan terkait target kelulusan  harus 100 % ? Segala cara tentu akan ditempuh oleh pejabat di dinas agar kelulusan di wilayah kerjanya tidak jeblog. Bisa saja kepala sekolah ditekan agar kelulusan anak-anaknya bisa mencapai target paling tidak 100 %. Bagaimana jika tidak tercapai ?  Wow, bisa digeser jabatan kepseknya.

Jangankan hanya dinas ditingkat kabupaten/kota, kepala daerah tingkat II-nyapun bisa dibuat malu atau dimarah gubernur jika propinsi wilayah di bawah naungannya mendapat rangking terakhir se-Indonesia. Resiko terberat bisa dialami oleh para pejabat seperti kepala sekolah dan kepala dinas yaitu dicopot jabatannya jika hasil UN jeblog hingga rangking bawah.

Barangkali ada benarnya pemerintah dalam hal ini , Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan Indonesia (BSNPI) Ujian Nasional 2013  dibuat lebih sulit. Langkah itu diambil untuk meningkatkan kualitas ujian dari tahun-tahun sebelumnya. Tingkat kesukarannya dibuat lebih sulit sehingga kredibilitas diharapkan menguat dari waktu ke waktu. Serta  syarat kelulusan Ujian Nasional adalah rata-rata nilai 5,5, dengan minimal nilai setiap pelajaran adalah 4,5.

Selain meningkatkan kesukaran soal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga menambah varian soal Ujian Nasional. Jenis soal bisa mencapai 20 macam di seluruh Indonesia yang tahun lalu  kelas yang berisi 20 orang terdiri atas 5 jenis soal berbeda. Tahun ini dalam satu kelas terdiri atas 20 jenis soal yang berbeda. Itupun setiap soal dan lembar jawaban satu paket melekat dalam bendel disertai kode yang sulit dibaca dengan mata telanjang, karena menggunakan barcode. Dengan demikian siswa juga kesulitan bertanya kepada temannya kode soalnya sama atau tidak.

Bagi yang ingin bermain-main dengan target kelulusan 100 % di atas, tanpa mempersiapkan anak-anak didiknya dengan matang, tentunya sudah mempersiapkan trik-triknya agar bisa mencapai tujuannya. Kita tunggu saja hasilnya….

Tag:

Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1.795.351 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

Iklan