Marhenyantoz's Blog

  • In: Berita
  • Komentar Dimatikan

Selamat Datang di Situs PPDB KOTA METRO.  Pusat informasi dan pengolahan seleksi data siswa peserta PPDB KOTA METRO periode 2013/2014 secara online real time process  
http://metro.siap-ppdb.com
.

Inilah hasil sementara PPDB Online Kota metro hari 19/6/2013 pertama untuk kuota Dalam Daerah (Kota Metro) dengan urutan tertinggi ke terendah dari 256 x 35% = 90 peserta.

No Nama NA Asal
1 MUHAMMAD ARSY NABIILAH 28.75 Dalam Daerah
2 MARSHANDA TIFFANY FERNANDA 28.3 Dalam Daerah
3 NYI AYU NADYA RAHMA SUCI 28.15 Dalam Daerah
4 DAFFA NAUFAL ALFARISI 28.1 Dalam Daerah
5 RAISA INDIRA NAYU 28.1 Dalam Daerah
6 YOHANES YOGI FIRNANDA 28.1 Dalam Daerah
7 RIVALDO RAGANA RIZAL 27.9 Dalam Daerah
8 KURNIA PUTRI ADILLAH 27.9 Dalam Daerah
9 ARIQ FADHALI NASUTION 27.8 Dalam Daerah
10 ANIS RIDHA NADZIFAH 27.8 Dalam Daerah
11 M. REZA PRATAMA HUDA 27.75 Dalam Daerah
13 RIFKI ARYA FAREZI 27.7 Dalam Daerah
14 LUTFIA QUROTULNGUYUN 27.55 Dalam Daerah
15 RAFI MUHAMMAD 27.55 Dalam Daerah
16 FARROS FATURRACHMAN 27.5 Dalam Daerah
17 NURRIKE SAHARANI . S 27.45 Dalam Daerah
18 TASYA HERASTRI IMANDA 27.4 Dalam Daerah
19 FEBBY ZEEN 27.35 Dalam Daerah
20 RAMONA SAFITRI 27.35 Dalam Daerah
22 DAFFA MU’AAFII HERDA 27.3 Dalam Daerah
24 IRENE VANESSA RAMADHANI 27.3 Dalam Daerah
25 RHAIZA PRATIWI   27.25 Dalam Daerah
27 NADYA AFRIANTINA IRAWATI 27.1 Dalam Daerah
28 MAULICHA IZZATUN MAZA 27.1 Dalam Daerah
29 BELLA SELVIANA PUTRI 27.05 Dalam Daerah
30 RAFI NAUFAL RAMADHAN 27.05 Dalam Daerah
31 MUTHIIAH KHODISTA SYAKA 27.05 Dalam Daerah
32 AMALIA NUR SYAFITRI 26.95 Dalam Daerah
33 AMAR SIDDIQ 26.95 Dalam Daerah
34 DRESTHYA ARANGGANI 26.95 Dalam Daerah
35 ANGGUN PRATIWI 26.9 Dalam Daerah
36 NOVIA PUSPITA SARI 26.9 Dalam Daerah
37 DYSA ADHALIA 26.85 Dalam Daerah
38 YUSRIL YAHYA 26.8 Dalam Daerah
40 PANDU MUKTI SETIAWAN 26.75 Dalam Daerah
41 AURELIA PRASASTI JOYA IRAWAN 26.7 Dalam Daerah
42 RIDHO CAHYANI SEKAR ARUM 26.65 Dalam Daerah
43 HANI MAGHFIROH 26.65 Dalam Daerah
44 ADITYA RADIAN TANATA 26.6 Dalam Daerah
45 IQBAL SAFRI MULIAWAN 26.5 Dalam Daerah
46 BUNGA MAYLISA CAHYANINGTYAS 26.45 Dalam Daerah
47 NISRINA SALSABILA 26.4 Dalam Daerah
48 ANGIE FRANSISCA YANI 26.4 Dalam Daerah
50 CINDI ANISSA KUSUMA 26.35 Dalam Daerah
51 SEKAR ASTI MEITA 26.35 Dalam Daerah
52 APTA ADIATMA 26.35 Dalam Daerah
53 AMALIA CAHYA PERTIWI 26.35 Dalam Daerah
55 AMRI WIJAYA RAHMAN 26.25 Dalam Daerah
57 IRENE DYAH ESTUNING AYU 26.15 Dalam Daerah
58 RARA SUCI ARIYATI 26.1 Dalam Daerah
59 VANIA RAISSA ANDINI PUTRI WN 26.05 Dalam Daerah
60 KARISHA CITRA ELFANI 26.05 Dalam Daerah
61 MAHARANI DWI PUTRI 26 Dalam Daerah
64 ASTI WIDAYANI 26 Dalam Daerah
65 DIAN ANIS SANI 25.95 Dalam Daerah
66 SHERLY ANGGRAINI 25.95 Dalam Daerah
67 NIMAS GALUH ANGGRAINI 25.9 Dalam Daerah
68 INTAN FEBIANTI 25.9 Dalam Daerah
70 QOWI MANDALA 25.9 Dalam Daerah
71 SALSANG ARYA HAFIDILLAH 25.8 Dalam Daerah
73 GABRIELLA CLAUDIA ALMA PRIMASASTI 25.7 Dalam Daerah
74 AHMAD DZAKKY FATURRAHMAN 25.6 Dalam Daerah
75 DELIA TASYA RAMANDA 25.6 Dalam Daerah
76 REVIA KUSUMA WARDANI 25.6 Dalam Daerah
77 NURUL HIDAYAH 25.55 Dalam Daerah
80 CHOIRUN NISA 25.45 Dalam Daerah
81 AHMAD WILDAN PRATAMA 25.4 Dalam Daerah
82 RIZKY ANUGRAHA IQBERLIAN 25.3 Dalam Daerah
84 SILSA AINA IBRA 25.3 Dalam Daerah
86 ROBBY HIDAYATULLAH 25.15 Dalam Daerah
87 MUHAMMAD ADITYO GUNAWAN 25.15 Dalam Daerah
88 NAURALIA MADYARATRI 25.1 Dalam Daerah
89 JULIYET THERESA MARSELENA 25.1 Dalam Daerah
90 DIAN PUSPITA SARI 25.05 Dalam Daerah
Kaitkata:
  • In: Berita
  • Komentar Dimatikan

 

Kaitkata: ,
  • In: IPTEK
  • Komentar Dimatikan

clip-air-3

 

 

clip-air-0Sumber : gizmag

 

 

Kaitkata:

darahTernyata tidak sembarangan orang yang dapat menjadi pendonor. Memberikan darah secara sukarela dengan maksud membantu orang lain memang baik. Namun ada beberapa kondisi orang tidak diperbolehkan menyumbangkan darah.

 

Semua orang dapat menjadi pendonor namun tetap ada persyaratannya.

Kondisi yang tidak diperbolehkan untuk menyumbangkan darah yaitu:

  1. Memiliki penyakit jantung, paru-paru dan menderita kanker
  2. Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi), kencing manis (diabetes melitus), epilepsi dan sering kejang
  3. Memiliki kecenderungan perdarahan abnormal atau kelainan darah lainnya
  4. Menderita atau pernah menderita Hepatitis B atau C
  5. Mengidap sifilis (penyakit kelamin menular yang disebabkan oleh bakteri spiroseta Treponema pallidum(penyebab sifilis pada manusia)).
  6. Ketergantungan narkoba dan kecanduan minuman beralkohol
  7. Mengidap atau berisiko tinggi terhadap HIV/AIDS

Kondisi-kondisi tersebut tidak diperkenankan untuk menyumbangkan darah. Hal tersebut dapat diketahui lebih dahulu saat pemeriksaan kesehatan di awal sebelum melakukan donor darah.

Kaitkata: ,
  • In: Amal
  • Komentar Dimatikan
Awal Ramadhan 1434 H

Awal Ramadhan 1434 H

Surabaya (SI Online) – Pengurus Pusat Muhammadiyah secara resmi menetapkan awal Ramadhan 1434 Hijriah jatuh pada Selasa, 9 Juli 2013. Penetapan itu berdasarkan hisab ‘hakiki wujudul hilal’ dan hasil musyawarah Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah menyepakatinya melalui ketentuan yang telah ditetapkan. Awal Ramadhan pada 9 Juli 2013,” ujar Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Nadjib Hamid, kepada wartawan di Surabaya, Rabu (12/6/2013).

Penetapan yang ditandatangani Ketua umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin dan Sekretaris umum PP Mummadiyah, Danarto, seperti tertuang dalam Maklumat No.04/MLM/I.0/E/2013 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah 1434 H tertanggal 23 Mei 2013.

Menurut Nadjib, pada tahun ini potensi terjadi perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan, karena diperkirakan ketinggian hilal kurang dari satu derajat. Kendati berpotensi berbeda dengan pemerintah, namun diperkirakan Hari Raya Idul Fitri bersamaan.

Pada kesepakatan dan rapat majelis yang sama, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1434 Hijriah pada Kamis, 8 Agustus 2013. “Meski berpotensi tidak sama di awal puasa, namun tidak perlu ada perdebatan,” katanya.

Di samping itu, dalam maklumat tersebut juga sudah ditetapkan bahwa 1 Dzulhijjah 1434 Hijriah jatuh pada Ahad Pon atau 6 Oktober 2013 Masehi. Sedangkan, Hari Arafah (9 Dzulhijjah 1434 H) jatuh pada Senin Legi atau 14 Oktober 2013 Masehi. Serta, Idul Adha (10 Dulhijjah 1434 H) jatuh pada Selasa Pahing, 15 Oktober 2013 Masehi.

  • In: Islam
  • Komentar Dimatikan

Imam Muslim berkata:  Telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Habib Al-Haritsi, (Dia – Yahya bin Habib Al-Haritsi telah berkata) Telah mengabarkan kepada kami Khalid bin Al-Haritsi, (Dia – Khalid bin Al-Haritsi berkata) telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij, (Ibnu Juraij berkata) telah mengabarkan kepadaku Yunus bin Yusuf, dari Sulaiman bin Yasaar, Dia (Sulaiman bin Yasaar) berkata, Ketika orang-orang telah meninggalkan Abu Hurairah, maka berkatalah Naatil bin Qais al Hizamy Asy-Syamiy (seorang penduduk palestine beliau adalah seorang tabiin), “Wahai Syaikh, ceritakanlah kepadaku suatu hadits yang Engkau telah dengar dari Rasulullah Shollallahu’alaihi wassalam, Ya (Aku akan ceritakan – Jawab Abu Hurairah).  Aku telah mendengar Rasulullah Shollallahu’alaihi wassalam bersabda: “Sesungguhnya manusia pertama yang diadili pada hari kiamat adalah orang yang mati syahid di jalan Allah. Ia didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatan (yang diberikan di dunia), lalu ia pun mengenalinya. Allah bertanya kepadanya : ‘Amal apakah yang engkau lakukan dengan nikmat-nikmat itu?’ Ia menjawab : ‘Aku berperang semata-mata karena Engkau sehingga aku mati syahid.’ Allah berfirman : ‘Engkau dusta! Engkau berperang supaya dikatakan seorang yang gagah berani. Memang demikianlah yang telah dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (malaikat) agar menyeret orang itu atas mukanya (tertelungkup), lalu dilemparkan ke dalam neraka. Berikutnya orang (yang diadili) adalah seorang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya serta membaca al-Qur-an. Ia didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatannya, maka ia pun mengakuinya. Kemudian Allah menanyakannya: ‘Amal apakah yang telah engkau lakukan dengan kenikmatan-kenikmatan itu?’ Ia menjawab: ‘Aku menuntut ilmu dan mengajarkannya serta aku membaca al-Qur-an hanyalah karena engkau.’ Allah berkata : ‘Engkau dusta! Engkau menuntut ilmu agar dikatakan seorang ‘alim (yang berilmu) dan engkau membaca al-Qur-an supaya dikatakan seorang qari’ (pembaca al-Qur-an yang baik). Memang begitulah yang dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (malaikat) agar menyeret atas mukanya dan melemparkannya ke dalam neraka. Berikutnya (yang diadili) adalah orang yang diberikan kelapangan rezeki dan berbagai macam harta benda. Ia didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatannya, maka ia pun mengenalinya (mengakuinya). Allah bertanya : ‘Apa yang engkau telah lakukan dengan nikmat-nikmat itu?’ Dia menjawab : ‘Aku tidak pernah meninggalkan shadaqah dan infaq pada jalan yang Engkau cintai, melainkan pasti aku melakukannya semata-mata karena Engkau.’ Allah berfirman : ‘Engkau dusta! Engkau berbuat yang demikian itu supaya dikatakan seorang dermawan (murah hati) dan memang begitulah yang dikatakan (tentang dirimu).’ Kemudian diperintahkan (malaikat) agar menyeretnya atas mukanya dan melemparkannya ke dalam neraka.’’

Takhrij Hadits

Hadits ini diriwayatkan oleh : Muslim, Kitabul Imarah bab Man Qaatala lir Riya’ was Sum’ah Istahaqqannar VI/47 atau III/1513-1514 no. 1905; An-Nasa-i, Kitabul Jihad bab Man Qaatala liyuqala : Fulan Jari’, Sunan Nasa-i VI/23-24, Ahmad dalam Musnadnya II/322 dan Baihaqy IX/168.

Hadits di atas derajadnya   Shohih sebagaimana dijelaskan  oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi I/418-419, Syaikh Ahmad Muhammad Syakir dalam tahqiq Musnad Imam Ahmad no. 8260 dan Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib I/114 no. 22 serta dalam Shahih an-Nasa’i II/658 no. 2940

Hadits yang semakna dengan ini diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dalam Sunannya, Kitab Az-Zuhud bab Ma Ja’a fir Riya’ was Sum’ah no. 2382, Tuhfatul Ahwadzi VII/54 no. 2489, Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya no. 2482 dan Ibnu Hibban no. 2502-Mawariduzh Zham’an dan al-Hakim I/418-419 .

Penjelasan Hadits

Hadits di atas menjelaskan tentang ditolaknya suatu amal karena dilandasi dengan riya’. Syarat pokok diterima suatu amal shalih adalah : ikhlas karena Allah semata, dan amal tersebut harus sesuai dengan contoh dari Rasulullah saw. Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Inilah dua landasan amal yang diterima, ikhlas karena Allah dan sesuai dengan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam”.

Hadits di atas menjelaskan tentang adanya  tiga golongan manusia yang dimasukkan ke dalam neraka dan tidak mendapat penolong selain Allah. Mereka membawa amal yang besar, tetapi mereka melakukannya karena riya’, ingin mendapatkan pujian dan sanjungan. Pelaku riya’ , pada hari yang dibuka dan disibak semua hati, wajahnya diseret secara tertelungkup sampai masuk ke dalam neraka. Tiga golongan tersebut ialah :

Golongan Pertama : Yaitu kaum yang dianugerahi Allah kesehatan dan kekuatan. Kewajiban mereka seharusnya adalah mencurahkan semuanya untuk Allah dan di jalan Allah dalam rangka mensyukuri nikmat-nikmatNya. Tetapi sayang, setan telah menjadikan mereka mencurahkannya di luar jalan ini. Mereka memang pergi ke medan jihad dan berperang, tetapi tujuan mereka supaya disebut pemberani. Kepada merekalah Allah mengawali pengadilanNya pada hari Kiamat. Lalu Allah memperlihatkan nikmat-nikmatNya yang telah dianugerahkan kepada mereka, seraya bertanya : “Apa yang kamu kerjakan dengan nikat-nikmat itu?” Pada saat itulah Allah membuka rahasia hati mereka seraya berfirman : “Kamu pendusta! Sesungguhnya kamu berperang (berjihad) hanya supaya dikatakan pemberani (pahlawan).” Mereka tidak mampu membantah, karena memang demikianlah kenyataannya. Malaikat pun diperintahkan menarik wajahnya dan melemparkan ke dalam api neraka.

Golongan Kedua : Yaitu kaum yang dimuliakan Allah dengan diberi kesempatan untuk menuntut ilmu dan mengajarkannya kepada manusia. Mereka mampu membaca al Qur`an dan mempelajarinya. Seharusnya, dengan ilmu tersebut mereka berniat karena Allah semata sebagai manifestasi rasa syukur kepadaNya atas limpahan rahmatNya. Tetapi sayang, tujuan yang semestinya karena Allah, telah dipalingkan dan dihiasi oleh setan, sehingga mereka berbuat riya’ (pamer) dengan ilmu itu di hadapan manusia, agar mendapat pujian, kedudukan, harta dan jabatan. Mereka tidak menyadari, bahwa Allah selalu melihat dan mengetahui apa yang mereka lakukan. Allah mengetahui rahasia yang tersembunyi di hati mereka. Ternyata, mereka belajar, mengajar dan membaca al Qur`an supaya dikatakan sebagai seorang alim, pintar atau yang semisal itu. Sedangkan yang membaca al Qur`an supaya dikatakan qari’ atau qari’ah, orang yang bagus dan indah bacaannya. Maka pada hari Kiamat nanti, tidak ada yang mereka peroleh kecuali dikatakan “pendusta”. Mereka hanya terdiam disertai kehinaan, kerugian dan penuh penyesalan. Kemudian Allah menyuruh malaikat agar menyeret dan mencampakkan mereka ke dalam neraka.

Golongan Ketiga : Yaitu kaum yang diberi kelapangan rezeki dan berbagai macam harta benda. Mereka adalah golongan yang mampu, kaya dan berduit. Kewajiban mereka semestinya bersyukur kepada Allah dengan ikhlas karena Allah semata. Tetapi sayang, mereka shadaqah, infaq, memberikan uang dan mendermakan harta supaya menjadi terkenal dan dikatakan dermawan, karim (yang mulia hatinya), supaya dikatakan orang yang khair (baik). Padahal apa yang mereka katakan di hadapan Allah, bahwa mereka berinfaq, bershadaqah karena Allah adalah dusta belaka. Allah mengetahui hati dan tujuan mereka. Kemudian mereka diperintahkan untuk diseret atas mukanya dan dicampakkan ke dalam neraka, dan mereka tidak mendapatkan seorang penolong pun selain Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang orang yang berperang, orang alim dan dermawan serta siksa Allah atas mereka, ialah karena mereka mengerjakan demikian untuk selain Allah. Dan dimasukkan mereka ke dalam neraka menunjukkan betapa haramnya riya’ dan keras siksaannya, serta diwajibkannya ikhlas dalam seluruh amal. Allah berfirman : “Tidaklah mereka diperintahkan melainkan untuk menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama dengan lurus” [al Bayyinah : 5]

Keumuman hadits-hadits tentang keutamaan jihad, sesungguhnya diperuntukkan bagi orang yang melaksanakannya karena Allah dengan ikhlas. Demikian pula pujian terhadap ulama dan orang yang berinfaq di segala sektor kebaikan, semua itu terjadi dengan syarat apabila mereka melakukan yang demikian itu semata-mata karena Allah Ta’ala.

Demikian mengerikan siksa dan ancaman bagi orang yang berbuat riya’ dalam melakukan kebaikan. Mereka berbuat dengan tujuan mengharap pujian dan sanjungan dari manusia. Islam lebih banyak memperhatikan faktor niat (pendorong) suatu amal daripada amal itu sendiri, meskipun kedua-duanya mendapat perhatian.

Secara fitrah sudah diketahui, bahwa penipuan yang dilakukan seseorang terhadap orang lain merupakan perbuatan hina dan dosa yang jelek. Jika penipuan itu dilakukan seorang makhluk terhadap khaliq (pencipta)nya, maka perbuatan itu lebih sangat hina, buruk dan tercela. Perbuatan itu merupakan perbuatan orang yang suka berpura-pura dan berbuat untuk menarik perhatian manusia. Ia memperlihatkan di hadapan mereka seakan-akan dia hanya menghendaki Allah semata. Padahal ia adalah seorang penipu dan pendusta, maka tidak heran jika Allah menghinakannya dengan dimasukkan ke dalam api neraka.

Sumber : SI

Kaitkata: ,
Javelin

Javelin

Sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia memang harus terus diremajakan, jika tidak ingin ketinggalan dengan sejumlah negara tetangga. Setelah membeli sejumlah peralatan tempur, kali ini TNI akan  membeli sejumlah peluncur rudal anti-tank (ATGM) canggih asal Amerika Serikat. Namanya Javelin. Ini bagian dari upaya untuk memodernisasi alutsista.

Pembelian peluncur rudal itu disampaikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, usai rapat tertutup rencana kerja pemerintah bersama Panglima TNI dan Komisi I DPR RI, Senin 10 Juni 2013 di Jakarta. Pembelian itu, kata Purnomo, demi melengkapi alutsita Angkatan Darat Indonesia. “Ini masih rencana dan pembahasan,” kata Purnomo.

Meski masih rencana, anti-tank baru itu  sudah dipamerkan dan diperagakan penggunaannya usai pembukaan latihan gabungan Garuda Shield TNI Angkatan Darat dengan Tentara AS di Pasifik (USARPAC), yang digelar Senin 10 Juni 2013.

Dia menilai bahwa pembelian ini akan sesuai dengan Peraturan Menteri Pertahanan nomor 34 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Alutsista TNI di Lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI. Di Pasal 38 Permen Pertahanan ini tercantum syarat pengadaan alutsista adalah alih teknologi.

Menurut Purnomo, dengan pembelian Javelin itu justru akan ada transfer teknologi senjata anti-tank.  Dia menambahkan, transfer teknologi ini nantinya akan berdampak pada industri persenjataan Indonesia. “Ini akan memacu percepatan di sektor industri pertahanan.”

The gunner engages the target using the sight on the command launch unit (CLU)

The gunner engages the target using the sight on the command launch unit (CLU)

Javelin
Menurut Letnan Satu TNI Bonny Octavian yang sempat memperagakan penggunaan Javelin pada latihan gabungan Garuda Shield TNI Angkatan Darat dengan Tentara AS di Pasifik (USARPAC). Jarak tembak rudal ini mencapai 2,5 kilometer. Javelin ini dilengkapi dengan pelacak canggih yang mampu mengunci dan menembak sasaran yang bergerak dengan daya ledak luar biasa. “Waktu reload rudal ini cukup cepat, yaitu 40 detik saja,” kata Bonny.

Selain canggih, alat ini sangat ringan dan dapat ditempatkan di bahu penyerang. Menurut laman Inetres.com, rudal Javelin berbobot 11,8 kilogram sementara alat pembidik dan peluncur hanya 6,4 kilogram. Senjata ini telah dikembangkan sejak tahun 1989 oleh perusahaan Raytheon dan Lockheed Martin dengan nama proyek Javelin Joint Venture. Produksinya sendiri dimulai tahun 1994 dan dikirimkan ke barak militer di Fort Benning, Georgia pada tahun 1996.

Laman army-technology.com menuliskan, Javelin digunakan tentara AS dan Australia pada perang di Irak antara Maret dan April 2003. Saat ini, senjata ini digunakan di Afganistan. Lebih dari 2.000 rudal Javelin telah ditembakkan AS dan tentara koalisi di negara ini.

Negara asing pertama pembeli Javelin adalah Inggris pada Januari 2003 dengan pemesanan awal sebanyak 18 peluncur dan 144 rudal. Negara lainnya yang telah menggunakan ini adalah Taiwan, Lithuania, Yordania, Australia, Selandia Baru, Norwegia, dan Irlandia. Beberapa negara lain tengah mengantre untuk mendapatkannya. Inetres.com memaparkan bahwa satu buah peluncur dan pelacak Javelin dibanderol US$126.000 atau sekitar Rp1,2 miliar, sementara rudal Javelin satuannya seharga US$78.000, setara Rp756 juta.

Lebih dari 25.000 rudal telah diproduksi dan lebih dari 6.600 unit peluncur dijual kepada Angkatan Darat AS dan Korps Marinir. Javelin juga telah dipilih oleh Taiwan (60 peluncur dan 360 rudal), Lithuania, Jordan (30 peluncur dan 110 rudal), Australia (hingga 92 sistem rudal dan 600), Selandia Baru (24 peluncur, disampaikan pada bulan Juni 2006), Norwegia (90 peluncur dan 526 rudal, pengiriman dari 2006) dan Irlandia.

Pada bulan Juni 2004, Republik Ceko menandatangani Letter of Agreement (LOA) dengan pemerintah AS untuk menyediakan sistem Javelin. Pada November 2004, Uni Emirat Arab meminta penjualan militer asing (FMS) dari 100 peluncur Javelin dan 1.000 putaran rudal. Pada bulan Juni 2006, Oman meminta FMS dari 30 peluncur dan 250 rudal. Pada bulan Juli 2006, Bahrain meminta FMS dari 60 peluncur dan 180 rudal. Kontrak untuk penyediaan sistem rudal ke UEA dan Oman ditempatkan pada Juli 2008. Pada bulan Oktober 2008, Taiwan meminta penjualan rudal 182 tambahan dan 20 peluncur. Prancis memerintahkan 260 rudal dan peluncur 76 sebesar $ 69 juta.

Qatar juga telah meminta untuk FMS dari 500 rudal Javelin Maret 2013, menurut Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan.
Mau beli : EMEA: +44 20 7936 6783, Amerika: +1 415 439 4914, Asia Pasifik: +61 2 9947 9709
http://www.army-technology.com/projects/javelin/
   Youtube

 

 

 


Uploaded with ImageShack.us

Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 428,696 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Arrohmah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 52 pengikut lainnya.