Marhenyantoz's Blog

Posts Tagged ‘pendidikan

  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Hardiknas 2013, Hari Refleksi Nasional

231Setiap tanggal 2 Mei, bangsa ini merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dari tingkat nasional sampai ke pelosok-pelosok nusantara. Perayaan ini sering diwarnai dengan seremoni apel bendera bersama bagi anak sekolah, guru, dan pegawai. Namun sekarang ini banyak sekolah-sekolah sudah lupa bahwa hari ini ,2 mei adalah hardiknas sehingga tidak ada kegiatan yang terkait dengan peringatan hardiknas. Biasanya saat hardiknas  diisi dengan aneka perlombaan dan malam hari diisi dengan resepsi di  kantor-kantor dengan menggunakan dana iuran dari sekolah-sekolah. Sehingga yang menikmati bukan kalangan pendidikan namun para pejabat.

Tema Hardiknas tahun ini adalah

 ”Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan”

Oleh karena itu, Hardiknas 2013 sepertinya perlu dimaknai sebagai “hari refleksi nasional” bagi dunia pendidikan Indonesia. Sang Mentri barangkali “ belum tahu” kondisi sekolah-sekolah di tanah air. Bagaimana akan berkualitas dan berkeadilan, sarana prasarana belum dilengkapi oleh pemerintah. Adil memang bukan berarti sama, paling tidak sekolah-sekolah mempunyai sarana prasarana yang standar. Mudah-mudahan pemerintah  lebih bijak agar bisa memberikan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan anak bangsa di tahun-tahun yang akan datang.

Sambutan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2013 Kamis, 2 Mei 2013

  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Wooow : Anggaran Pemilu 2014 Rp. 24,1 T

Mau tahu anggaran pemilu 2014 berapa? Ternyata anggarannya tidak sedikit, seperti dijelaskan Menteri Keuangan Agus Martowardojo, di Kantor Kemenkeu, Jalan Wahidin, Jumat (15/3/2013). Pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp16 triliun untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.  Anggaran itu jauh lebih besar dibandingkan penyelenggaran Pemilu sebelumnya. Pemilu 2009 dianggarkan sebesar Rp13 triliun.

Agus Marto menjelaskan, dana Rp16 triliun itu belum termasuk biaya persiapan Pemilu. Untuk biaya persiapannya sudah dimasukan dalam APBN 2013 yakni sebesar Rp8,1 triliun. “Dengan demikian, total anggaran Pemilu mencapai Rp24,1 triliun,” tambah pak menteri.

Ya  Rp 24,1T!!!!!!!! itu kalau digunakan semua untuk keperluan pemilu,  kalau pada dikorupsi?

Coba pemerintah mengurangi biaya pemilu di atas untuk Bantuan Siswa Miskin (BSM) bagi sekitar 14,3 juta siswa/mahasiswa, dan memberikan beasiswa prestasi bagi sekitar 220 ribu siswa/mahasiswa. Mestinya anggaranya dikurangi saja sebab pemilu nanti di 2014 hanya diikuti 10 parpol sehingga biaya bisa disisihkan untuk biaya pendidikan. Walaupun di tahun 2013 anggaran pendidikan Rp. 331,8 T, berapa anggaran di tahun 2014?

Misalkan kita hitung untuk 14,5 juta siswa/mahasiswa, anggaran pemilu hanya Rp 15 T berarti masih ada Rp 9,1 T. Dengan demikian tiap siswa/mahasiswa bisa kebagian kurang lebih Rp. 625 .000/siswa akan sangat berarti untuk meningkatkan prestasi dengan melengkapi kebutuhan sekolah mereka.

  • Di: Berita | Pendidikan
  • Komentar Dinonaktifkan pada Alasan Sekolah RSBI Dibubarkan

Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya mengabulkan permohonan atas UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pasal yang dipersoalkan adalah mengenai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

“Pasal 50 ayat (3) UU 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bertentangan dengan UUD 1945,” jelas ketua MK, Mahfud MD, Selasa (08/01/2013).

Mahfud menjelaskan bahwa dalam UU Sisdiknas tidak dijelaskan mengenai bentuk pendidikan bertaraf internasional. Sehingga akhirnya MK memutuskan Pasal 50 ayat 3 ini dibatalkan.

Masyarakat memandang  dalam praktiknya di lapangan konsep RSBI sering mengalami penyelewengan oleh para oknum penyelenggara pendidikan, serta penyebab kesenjangan sosial di sekolah-sekolah negeri.

  • Di: Artikel
  • Komentar Dinonaktifkan pada Peringkat Pendidikan Indonesia Naik atau Turun?

Kualitas pendidikan di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Ini dibuktikan antara lain dengan data UNESCO (2000) tentang peringkat Indeks Pengembangan Manusia (Human Development Index), yaitu komposisi dari peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per kepala yang menunjukkan, bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia makin menurun. Di antara 174 negara di dunia, Indonesia menempati urutan ke-102 (1996), ke-99 (1997), ke-105 (1998), dan ke-109 (1999).

Menurut survei Political and Economic Risk Consultant (PERC), kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. Posisi Indonesia berada di bawah Vietnam. Data yang dilaporkan The World Economic Forum Swedia (2000), Indonesia memiliki daya saing yang rendah, yaitu hanya menduduki urutan ke-37 dari 57 negara yang disurvei di dunia. Dan masih menurut survai dari lembaga yang sama Indonesia hanya berpredikat sebagai follower bukan sebagai pemimpin teknologi dari 53 negara di dunia.

Kualitas pendidikan Indonesia yang rendah itu juga ditunjukkan data Balitbang (2003) bahwa dari 146.052 SD di Indonesia ternyata hanya delapan sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Primary Years Program (PYP). Dari 20.918 SMP di Indonesia ternyata juga hanya delapan sekolah yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Middle Years Program (MYP) dan dari 8.036 SMA ternyata hanya tujuh sekolah saja yang mendapat pengakuan dunia dalam kategori The Diploma Program (DP).

Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia antara lain adalah masalah efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan di Indonesia pada umumnya. Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan yaitu:

  1. Rendahnya sarana fisik,
  2. Rendahnya kualitas guru,
  3. Rendahnya kesejahteraan guru(non sertifikasi),
  4. Rendahnya prestasi siswa,
  5. Rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan,
  6. Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan,
  7. Mahalnya biaya pendidikan.

Melirik data-data akurat diatas sudah seharusnya kita, memompa diri dan semagat untuk terus berbenah agar kita tidak ketinggalan. Salah satu cara jitu adalah dengan segera memulai dari hal yang kecil, dari diri sendiri dan saat ini juga. Janganlah kita saling menyalahkan karena pendidikan adalah untuk semua bukan untuk golongan tertentu.

Selain itu, dunia birokrasi juga harus turut ambil bagian agar kiranya memberi sedikit ruang untuk perbaikan pendidikan di Indonesia. Saatnya Indonesia bisa!

http://www.eramuslim.com/suara-kita/pemuda-mahasiswa/syarief-kate-pengurus-harian-kammi-komsat-uin-alauddin-makassar-biang-keladi-pendidikan-di-indonesia.htm

  • Di: Berita | Pendidikan
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kepala Sekolah di Mutasi Jadi Guru Biasa

Sebuah gebrakan yang patut di puji, diacungi jempol karena sebuah keberanian memutasi Kepala Sekolah dalam jumlah besar berdasarkan hasil Evaluasi dan ternyata tidak sesuai kriteria syarat menjadi KS dan memiliki nilai rendah. Suatu kejadian langka di negeri kita. Yang sering terjadi mutasi setelah berakhirnya PILKADA, dimana para kepala suatu instansi banyak dimutasi karena salah pilih calon kepala daerah yang didukungnya, karena calonnya kalah maka dengan resiko dimutasi oleh pemenang Pilkada tersebut. Baca Kepala Sekolah Masih Jadi Perpanjangan Tangan Birokrasi

Sedikitnya 60 kepala sekolah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpaksa diturunkan jabatannya menjadi guru biasa karena memiliki nilai rendah dalam evaluasi. Baca selengkapnya di sini

Mestinya wajar saja, Dasarnya peraturan menteri nomor 28/2010 juga dijelaskan mengenai evaluasi tersebut dan  berlaku di seluruh Indonesia. Tujuan Kebijakan ini untuk kemajuan pendidikan serta bukan karena muatan politik. Inilah yang patut ditiru oleh pemda lain di Indonesia.

Jabatan kepala sekolah maksimal hanya dua periode dalam satu satuan pendidikan, dimana satu periode jabatan selama empat tahun. Apa yang terjadi di daerah-daerah lainnya?

Kepala Sekolah yang dimutasi menjadi guru kembali dan aktif mengajar kembali barangkali bisa dihitung dengan jari tangan. Mengapa demikian?

Ada anggapan Jabatan  Kepala Sekolah adalah suatu jabatan yang prestisius, sehingga perlu dipertahankan dengan segala cara. Seandainya terpaksa lengser dari jabatan tersebut kebanyakan akan mengalami stress dan strooke.Atau beujung menjadi pengawas.

Jika dia bertahan sehat tidak parah sampai strooke, maka akan beralih menjadi seorang guru BP,namun hanya sekedar legalitas formal di SK, namun kebanyakan tidak akan melaksanakan tugas sesuai SK.

Mengapa tidak ada tegoran dari kepala sekolah? Ini suatu dilema tradisi “Ewuh pekewoh”, sungkan, karena bisa jadi dia lebih senior secara umur dan pengalaman serta jam terbangnya, sehingga dibiarkan saja terserah dianya.

Suatu langkah yang bagus jika diterapkan dan dilaksanakan di seluruh Indonesia, agar kualitas pendidikan kita tidak terpuruk akbibat kurangnya kemampuan managerial dalam mengelola sekolah karena keterbatasan kompetensi seorang kepala Sekolah.

Bisa saja  terjadi di suatu sekolah seorang KepalaSekolah hanya sebagai simbol, sebagai pelegalitas karena kewenangannya, tanda tangannya bisa laku. Keberlangsungan sekolah atas kerja keras para waka dan guru karena dedikasinya yang tinggi.

Seorang Kepala Sekolah yang tidak mempunyai program kerja yang jelas, dapat dipastikan kemajuan sekolah akan jalan lambat. Keinginan para guru-guru untuk meningkatkan kualitas sekolahnya terhalang oleh tidak adanya tujuan dan kemauan ingin meningkatkan prestasi sekolah, tetapi yang penting keinginan tercapai dan selamat sampai masa jabatannya habis.

Akankah ada kesadaran para kepala Sekolah untuk lebih meningkatkan kompetensinya , meningkatkan kualitas sekolah yang dipimpinya, bekerja secara profesional, serta berpikir bahwa suatu jabatan tentu akan ada akhirnya. Serta kesadaran para pejabat di daerah-daerah untuk menerapkan peraturan-peraturan agar pendidikan di daerahnya tidak terpuruk. Yang dapat berakibat mundurnya kualitas sumber daya manusia (SDM) di negeri ni.

  • Di: Berita | Pendidikan
  • Komentar Dinonaktifkan pada Jangan disalahgunakan Netbook gratisan Pemerintah

Inilah keunggulan Pemerintah Malaysia dalam peningkatan pengetahuan para pelajarnya. Pemerintah bagi-bagi netbook. Tetapi disertai pesan Jangan salah gunakan netbook ini untuk melihat, mengakses gambar, berita yang bersifat negatif. Peran guru dan orang tua sangatlah penting untuk pemantauan anak-anaknya.

Barangkali cara ini bisa diterapkan di Indonesia. Syukur bisa lebih dari 10.000 netbook gratis dan difailitasi tiap sekolah diberikan akses gratis internet.

Pelajar sekolah menengah yang menerima Netbook 1Malaysia diingatkan agar tidak menyalahgunakan fasilitas itu untuk tujuan negatif dan mengakses bahan-bahan yang tidak bermanfaat.
Menteri Penerangan, Komunikasi dan Kebudayaan, Datuk Seri Utama Dr. Rais Yatim berkata, siswa tersebut harus bijak menggunakan komputer tersebut untuk menemukan informasi untuk meningkatkan pengetahuan dan sumber pembelajaran.
“Pemerintah memberikan komputer tersebut secara gratis adalah bertujuan memberi kesempatan kepada mereka memperoleh informasi dan pembelajaran dengan cepat,” katanya.
Beliau berkata demikian pada konferensi pers setelah Majlis Pelancaran Kampung tanpa kabel dan Distribusi Komputer 1Malaysia Parlemen Kota di Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Lepar di sini hari ini.
Pada acara tersebut, sebanyak 645 siswa sekolah menengah dari seluruh daerah ini menerima Netbook 1Malaysia.
Menurut beliau, pemantauan guru di sekolah dan orang tua di rumah terhadap siswa dan anak-anak sangat penting untuk menghindari penyalahgunaan Internet di kalangan pelajar.
“Orangtua dan guru memiliki peran yang penting dalam mengawasi siswa ini agar mereka tidak terkena anasir negatif seperti terkait seksual, kebohongan, penipuan dan sebagainya,” katanya.
Dalam pada itu ia berkata, tingkat penetrasi broadband di Malaysia kini mencapai 58.4 persen yaitu melebihi target awal sebanyak 50 persen.
Katanya, pemerintah menargetkan untuk meningkatkan nilai penetrasi broadband di seluruh negara pada 60 persen menjelang akhir tahun ini.

Sumber : www.utusan.com


Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1.799.714 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat