Marhenyantoz's Blog

Posts Tagged ‘Merapi

  • Di: Uncategorized
  • Komentar Dinonaktifkan pada Lahar Gunung Merapi Membara


Sejak meletus 26 Oktober 2010 merapi masih menunjukkan kekuatannya dengan memuntahkan wedus gembelnya, berupa awan panas, lahar panas, debu vulkanik, pasir silica, dan berbagai macam gas beracun tumpah ruah menyapu apa saja yang dilewati, menggilas jalan yang dilewati, meluluh lantakkan segala yang menghalanginya. Letusannya terus berlangsung, suara-suara gemuruh menggetarkan warga yang berada disekitar lereng merapi. Banyak korban berjatuhan, meninggal dunia kesapu awan panas, luka bakar, sesak nafas, tertabrak kendaraan karena paniknya orang-orang yang lalu lalang, ingin bergegas menyelamatkan diri.

G. Merapi adalah sebuah gunung teraktif di dunia, selalu bergejolak, walau hanya menggetarkan pijakan kakinya, orang-orang disekitar menyebutnya “Lindu”. Goyangan merapi telah penulis rasakan semenjak saya menginjakkan kaki di Yogya 1982 ketika mulai menuntut ilmu masuk SMA , seringkali lindu kurasakan sampai selesai kuliah . Sekarang hanya berita yang bisa didengarkan dan dilihat lewat berbagai media. Merapi memang hebat, berbagai cerita masyarakat yogya mengenai merapi, antara percaya atau tidak, banyak sebutan tentang merapi. Mbah Merapi, Kyi Petruk dsb. Apalagi jika dikaitkan dengan Kraton Yogya, tambah serem saja. Kalau ditarik garis lurus, maka G Merapi, Monumen Yogya kembali, Tugu Yogya, Kraton , Parangkusuma adalah lurus.

Merapi masih terus memuntahkan lahar panasnya, entah sampai kapan? Apalagi banyak orang ikut meramal, meramalkan merapi akan meletus hebat nanti saat bulan purnama, ya itu ramalan entah apa dasarnya. Tidak perlu dipercaya. Jika dikaitkan dengan ilmu pengetahuan maka saat bulan purnama bumi, bulan , matahari segaris, bukan gerhana , maka kekuatan gaya gravitasi akan menarik benda-benda cair ke atas permukaan, hampir sama dengan saat purnama maka akan terjadi pasang laut naik.

Memang betul juga kata para ahli kegunungan, seperti Mbah Rono (Surono) sampaikan , tulis Kompas.com ”Tidak ada pengetahuan yang bisa mengontrol kemauan alam, termasuk mengatur Merapi. Yang tahu maunya Merapi, ya cuma Merapi sendiri. Saya hanya membaca dan menyampaikan pesan-pesannya,” ujarnya. Merapi masih akan meletus atau berhenti memuntahkan laharnya, merapi yang tahu. Kita hanya berharap akan semakin mereda bahkan berhenti bergejolak. ”Mari kita berdoa, berharap yang terbaik yang terjadi, semoga kondisi tidak semakin parah.” ujar Mbah Rono.

Masyarakat tetap harus wapada, mengunngsi menjauhi radius aman yang ditetapkan pemerintah sejaauh 20 km dari puncak merapi. Daan menjauhi alur sungai yang diperkirakan menjadi aliran lahar dingin yaitu sektor tenggara, selatan, barat daya, barat, dan barat laut yakni Kali Woro, Kali Gendol, Kali Kuning, Kali Boyong, Kali Bedog, Kali Krasak, Kali Bebeng, Kali Sat, Kali Lamat, Kali Senowo, Kali Trising, dan Kali Apu, Kali Code.
Wahai saudaraku, Waspadalah, jauhi lokasi yang berbahaya, seperti yang telah diinstruksikan aparat pemerintah, walau hanya setingkat ketua RT, kadus (kepala dusun) demi keamanan , keselamatan kita semua. Jangan sampai diungsikan dengan dipaksa.

Iklan
Tag:
  • Di: Uncategorized
  • Komentar Dinonaktifkan pada Bencana Baru Melanda Lereng Merapi

Indonesia sedang dilanda berbagai bencana alam, gunung meletus, gempa bumi, tsunami, banjir bandang, tanah longsor, banjir di Jakarta. Hampir semua penduduk negeri ini lagi gandrung membicarakan bencana alam yang melanda negeri . Apalagi berita meninggalnya Mbah Marijan, seorang juru kunci Merapi, bintang iklan, seolah mengalahkan atau sengaja mengalihkan pemberitaan tentang kasus-kasus korupsi yang marak di negeri ini. Banyaknya korban letusan gunung Merapi, baik meninggal, luka-luka, stress, depresi, terlantarnya anak-anak sekolah di sekitar pengungsian. Dingin panas cuaca, udara tak lagi segar walaupun dipegunungan, mata iritasi karena debu vulkanik, tidur sekenanya, mau BAB ngantri, makan,minum, tak sebebas ketika di rumah sendiri.

Banyaknya problematika yang melingkupi saudara-saudara kita korban bencana, jangan dulu dibebani persoalan-persoalan baru. Biarkan pikirannya tenang, tentram, walaupun di barak-barak pengungsian. Bantulah mereka dengan penuh keikhlasan, jangan sampai di embel-embeli pesan ini pesan itu, tanggalkan semua itu, bantulah sekuatnya, seiklasnya, jangan ria’, pamer kekuatan, kesombongan di atas penderitaan orang lain.
Banyaknya bendera-bendera Partai Politik berkibar di lokasi-lokasi pengungsian korban letusan Merapi, sebenarnya menandakan banyak orang, organisasi yang mau membantu meringankan beban penderitaan korban bencana. Namun demikian juga membebani pikiran para korban bencana. “Saya dikasih bantuan oleh partai ini….saya dikasih makanan bungkusnya gambar partai ini” Setiap memandang ke berbagai arah marak dengan gambar partai ini dan itu. Tujuan meraka disamping membantu para pengungsi sekaligus minta dibantu juga. Apa itu? Ingat bendera partai ku! Nama partaiku. Inilah Bencana Baru yang melanda Lereng Merapi.
Cocok sekali apa yang disampaikan oleh Gubernurnya DIY Sri Sultan, mau netral, ganti dengan bendera merah putih. Orang tidak pandaipun akan mengatakan mestinya partai politik dan ormas tidak seharusnya memasang bendera-bendera di lingkungan bencana. Masih nekat, berarti tak tau etika. Terlebih saat ini bukan waktunya untuk berkampanye. Sepertinya bantuannya mencari pamrih. Sebenarnya cukup dengan bantuannya saja, tidak perlu menonjolkan identitas atau atribut. Ikhlas.

Tag:
  • Di: Uncategorized
  • Komentar Dinonaktifkan pada Korban Wedus Gembel G. Merapi dan Mentawai

Bencana melanda negeri ini, G. Merapi melepaskan wedus gembelnya, daratan Mentawai menggoyangkan badannya, hingga mengakibatkan timbulnya banyak korban jiwa dan harta. Seperti diberitakan Vivanews.com, termasuk petugasnya juga menjadi korban wedus gembel. Banyak korban sedang ditangani di berbagai rumah sakit di D.I Yogyakarta, Magelang, Muntilan, Klaten.
Menurut Humas Rumah Sakit (RS) Dr Sardjito Yogyakarta Heru Trisno Nugroho, Rabu, korban meninggal dan luka bakar kini berada di rumah sakit ,.korban meninggal akibat letusan Gunung Merapi yang berada di RS Dr Sardjito Yogyakarta mencapai 25 orang dan luka bakar 15 orang Semua korban tewas itu ditemukan di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Penyisiran untuk mencari korban akibat letusan Gunung Merapi saat ini masih terus dilakukan tim evakuasi. Tim masih akan terus melakukan penyisiran hingga semua korban tewas ditemukan, Sementara itu dua hari pasca tsunami menghantam pesisir barat Kepulauan Mentawai, korban tewas terus bertambah. Sampai Rabu 27 Oktober 2010 pukul 18.00 ini, sudah lebih 200 orang tewas akibat tsunami 15 menit setelah gempa 7,2 skala Richter menghantam pukul 21.42, Senin 25 Oktober.Jumlah korban tewas terbanyak ada di tiga dusun yakni, Dusun Silabu, Munte Baru Baru, Malakopak, Betumonga, Pagai Utara Selatan. Di Dusun Munte tercatat sebanyak 58 jiwa meninggal. Sedangkan di Dusun Malakopak, 56 orang. Sisanya tersebar di berbagai dusun yang ada di wilayah itu.(Vivanews.com)

Untuk semua korban bencana alam yang menimpa sebagian wilayah Indonesia, mari kita doakan bersama agar yang meninggal dunia diterima disisi Allah SWT., segala dosa diampuni oleh Allah SWT., dan yang luka-luka serta korban lainnya segera diberi kesembuhan, diberi ketabahan, kekuatan lahir dan batin. Bagi warga masyarakat yang mampu dan peduli akan saudara-saaudara kita yang terkena musibah agar membantu Untuk meringankan beban penderitaannya.

Tag:

Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1.779.765 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

Iklan