Marhenyantoz's Blog

Posts Tagged ‘kultum ramadhan

  • Di: Islam | Kultum | Ramadhan
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Perbedaan Sifat Nabi SAW dengan Sifat Umatnya

Jama’ah Shalat taraweh rahimakumullah, marilah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah berkenan memberikan berbagai keni’matan bahkan hidayah kepada kita.
Shalawat dan salam semoga Allah tetapkan untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, dan para pengikutnya yang setia dengan baik sampai akhir zaman.
Jama’ah Shalat taraweh rahimakumullah, mari kita senantiasa bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa, menjalani perintah-perintah Allah sekuat kemampuan kita, dan menjauhi larangan-laranganNya.
Jama’ah Shalat taraweh rahimakumullah, pada kesempatan yang insya Allah diberkahi Allah ini akan kami kemukakan tentang perbedaan antara Rasulullah Muhammad SAW dengan kita sebagai umatnya.
Alhamdulillah kita telah sampai hari ke tiga Shalat taraweh tahun ini, kita masih diberikan banyak kenikmatan oleh Allah SWT. Nikmat sehat, nikmat panjang umur dan nikmat lainnya sehingga kita tidak bisa menyebutkan semua kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita.
Tentu kita patut bersyukur atas nikmat tersebut, lalau apa yang patut kita kerjakan untuk mewujudkan rasa syukur tersebut kepada Allah SWT.?
Dibulan Ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini segala amal ibadah kita lebih tingkatkan lagi dibanding amal ibadah di bulan-bulan lain yang lalu. Dengan berpedoman hari ini harus lebih baik dibanding hari yang lalu.
Dibulan Ramadhan ini kita dianjurkan untuk banyak shalat sunah, membaca Al Qur’an , banyak sodaqoh, banyak infaq, dan ibadah lainnya. Seberapa banyak yang telah kita amalkan selama ini?
Ada sebuah pertanyaan : “Apakah perbedaan antara sifat yang dilakukan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan sifat umatnya?” Sebenarnya perbedaannya hanya “sedikit” menurut saya. Cermati kata-kata saya “sedikit” agar tidak salah tafsir bagi para jamaah sekalian.
Jika Rasulullah sedikit-sedikit Shalat (banyak Shalatnya)
Jika Rasulullah sedikit-sedikit beramal (banyak amalnya)
Jika Rasulullah sedikit-sedikit mohon ampun kepada Allah (banyak mohon ampunnya)
Jika Rasulullah sedikit-sedikit berpikir bagaimana umat kelak(banyak memikirkan keselamatan umatnya)
Tetapi bagi kita umatnya adalah
Sedikit Shalatnya
Sedikti amalnya
Sedikit mohon ampun kepada Allah
Sedikit memikirnya dirinya, keluarganya, saudaranya, saudara muslimnya

Dengan demikian marilah kita tingkatkan segala amal ibadah kita Isnya Allah diterima Allah SWT,  aamiin.
Demikianlah kultum kali ini yang dapat kami sampaikan mudah-mudahan memberikan manfaat bagi kita semua, kurang lebihnya mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan saya.

Iklan

SEBARKAN  SALAM

Salam yang sering kita ucapkan atau dengarkan setiap hari, kadang dianggap sepele oleh beberapa orang, bagaikan angin yang berhembus berlalu begitu saja. Dalam agama Islam salam ” Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh” mengandung banyak makna dan faedah,  terutama bagi pengucap atau orang yang diberi salam. Dengan salam ada keakraban , kedekatan secara pribadi, rasa persaudaraan, saling mendo’akan sesama ” semoga keselamatan, rahmat dan barokah Allah terlimpah kepada anda.” Ada dzikrullah, karena ada Allah di setiap ucapan. Serta sarana Dakwah, karena hanya dalam Islamlah hal seperti ini ada. Jangan ucapkan selamat pagi, siang, petang, malam, atau lainnya, karena tanpa makna apa-apa.

Nilai-nilai ajaran dalam  Islam

1. Salam adalah ajaran Islam

Landasannya kuat, bukan sekedar keakraban semata.

Rosulullah saw menyuruh kami dengan tujuh hal ………..salah satunya adalah menyebarkan salam (HR. Bukhari Muslim)

2. Salam adalah perbuatan Mulia

 

” Seorang bertanya kepada Nabi saw. Apakah yang terbaik dalam ajaran Islam? Jawab Nabi, memberi makanan dan memberi salam terhadap orang yang kau kenal atau tidak kau kenal (HR Bukhari Muslim).

3.  Salam akan menimbulkan kasih sayang

 

  • Akan menjaga ukhuwah
  • Saling mendoakan sesama
  • Saling menghormati

4.  Salam adalah salah satu cara masuk surga dengan selamat

“ Hai sekalian manusia, sebarkan salam, dan berilah makanan dan hubungilah famili, dan shalatlah diwaktu malam disaat orang-orang tidur, niscaya kamu akan masuk surga dengan selamat” “Abdullah bin Salam ra : HR Tarmizi.

QS Az Zumar 73 : “   Adalah orang-orang yang bertaqwa kepada Allah, mereka didiring ke surga berombongan. Maka para penjaga pintu surga menyapa ramah  “ Salamun ‘alaikum thibtum fadkhuluha kholidin “ Kesejahteraan atasmu, berbahagialah kamu, maka msuklah ke dalamnya dalam keadaan kekal”

 

Pedomannya adalah :

  • Lebih utama diucapkan lengkap
  • Sunah mengulangi salam jika berulang bertemu
  • Mengucapkan salam jika memasuki rumah. Lihat QS An Nur : 27 ” Hai sekalian orang yang beriman, janganlah kamu masuk rumah orang lain, hingga kamu minta izin dan memberi salam kepada penghuni tumah itu”

5.  Haram mendahului  memberikan salam kepada Non Muslim

”Jika orang ahli kitab memberi salam kepadamu, maka jawablah wa alaikum ” (HR Bukhari Muslim)

  • Di: Islam | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Apakah saya termasuk golongan orang yang CERDAS ?

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Puji syukur kepada Allah atas limpahan rahmat, nikmat dan karunian-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw., keluarga dan para sahabat, serta pengikutnya sampai akhir jaman.

Kami kembali mengingatkan kepada diri sendiri dan para jamaah, marilah kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah. Karena bekal terbaik kita untuk menjalani kehidupan dunia dan akherat kelak hanyalah taqwa. Allah telah befirman yang artinya, “Berbekalah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah : 197)

Ciri-ciri orang yang cerdas

Mari kita perhatikan Firman  Allah yang artinya :

“Dan perumpamaan (orang-orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja[107]. mereka tuli, bisu dan buta, Maka (oleh sebab itu) mereka tidak mengerti”(QS Al Baqarah :171)

”Akan tetapi orang-orang kafir membuat-buat kedustaan terhadap Allah, dan kebanyakan mereka tidak mengerti”. (QS Al-Maidah : 103)

Ayat ini Allah dengan tegas menyatakan dengan menyebut mereka-mereka (orang kafir) yang hanya memntingkan duniawi, mereka itu orang yang berkarakter tidak beriman kepada Allah dan hari akhir, mereka hanya mementingkan kehidupan duniawi saja.

Orang-orang yang hanya mementingkan duniawinya, masuk ke golongan orang tidak cerdas, tidak berakal, tidak mengerti. Siapakah mereka? Apakah kita masuk golongannya? Apakah saya termasuk juga?

Kedua ayat tersebut di atas berlaku bagi semua orang yang tidak beriman, baik orangnya awam, cerdik pandai, ataupun gelarnya bergelantungan. Mereka dikatakan bodoh, tidak berakal. Mengapa mereka disebut demikian, bukannkah orangnya hebat, hasil penemuannya banyak menurut pandangan manusia?

Ternyata tidak cerdas , kebodohan mereka, karena mereka TIDAK MENGIMANI AKHERAT,melalaikan akherat, hanya mementingkan dunia saja. Siapapun mereka !

Kebahagian dan kemulian yang hakiki akan kita raih jika kita menjadi orang cerdas dan bergaul dengan orang-orang yang cerdas.

Nabi saw memberikan ciri-cirinya kepada kita,  ” Orang yang cerdas adalah orang yang introspeksi diri dan beramal untuk bekal setelah mati.” (HR. Tirmidzi, beliau berkata ,”hadits hasan.”

Akhir kata, hendaklah kita jangan sampai termasuk golongan orang kafir, golongan manusia-manusia tercela, manusia yang lalai dari hari akherat, tidak mencari amal kebaikan untuk bekal mengahadapi setelah kematian. AAMIIN

  • Di: Islam | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Hati-hati Memilih Teman

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Puji syukur kepada Allah atas limpahan rahmat, nikmat dan karunian-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw., keluarga dan para sahabat, serta pengikutnya sampai akhir jaman.

Kami kembali mengingatkan kepada diri sendiri dan para jamaah, marilah kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah. Karena bekal terbaik kita untuk menjalani kehidupan dunia dan akherat kelak hanyalah taqwa. Allah telah befirman yang artinya, “Berbekalah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah : 197)

Dalam bergaul dan bermasyarakat keberadaan teman adalah sangat penting. Tentu kita mesti pandai-pandai dalam memilih teman bergaul dan bermasyarakat. Seorang teman sungguh mempunyai pengaruh yang luar biasa terhadap temannya. Perilaku seseorang sangat tergantung  pada temannya. Teman yang hanya memiliki orientasi dunia, akan mendorong kita memiliki karakter yang sama. Ia pun akan melibatkan kita ke dalam perburuan dunia yang tidak ada titik puasnya. Hatipun akan dibuat lalai dari Allah dan lupa akan bekal yang mesti dibawa untuk akherat.

Ibnu Qoyyim al-Jauziyah menjelaskan karakter hati yang mati, yakni hati yang dimiliki oleh orang yang tidak beriman kepada Allah, sekaligus bahaya yang bakal timbul ketika bergaul denganya. Beliau berkata, “ Apabila ia mencintai maka cintanya karena nafsunya, apabila ia memberi maka itu karena nafsunya , apabila ia menolak maka tolakanya atas dasar nafsunya, maka nafsunya sangat berperan dalam dirinya, dan nafsunyalebih ia cintai daripada ridha Allah. Orang yang demikian menjadikan hawa nafsu sebagai imannya, syahwat sebagai komandannya, kebodohan menjadi sopirnya, dan kelalaian sebagai tunggangannya dan kendaraannya.

Pikirannya hanya untuk mendapatkan dunia yang menipu ini, dan dibuat mabuk oleh nafsu untuk mendapatkannya, ia tidak pernah meminta kepada Allah kecuali dari tempat yang jauh. Tidak membutuhkan nasehat-nasehat dan selalu mengikuti langkah-langkah syetan yang selalu merayu dan menggodanya. Maka bergaul  dengan orang seperti ini akan mencelakakan kita, berkawan dengannya akan meracuni kita, dan duduk dengannya akan membinasakan kita.”

Demikianlah kultum kali ini, kita memohon kepada Allah semoga Allah menjauhkan kita dari kebodohan dan memalingkan kita dari kawan-kawan yang hanya berorientasi dunia belaka.  Aamiin.

ramadhan-mubarak

Download Buku Panduan Ramadhan 1433 H  BEKAL MERAIH RAMADHAN PENUH BERKAH

Segala puji itu hanyalah milik Allah. Dialah zat yang telah menyempurnakan nikmat-Nya untuk kita dan secara berturut-turut memberikan berbagai pemberian dan anugerah kepada kita. Semoga Allah menyanjung dan memberi keselamatan untuk Nabi kita Muhammad, keluarganya yang merupakan manusia pilihan dan semua sahabatnya yang merupakan manusia-manusia yang bertakwa.

Alhamdulillah … Bulan suci Ramadhan 1433 H akan segera datang menemui kita kaum muslimin.  Mari kita sambut datangnya bulan suci ini penuh dengan kegembiraan, penuh keikhlasan, sehingga kita dapat  beribadah di bulan itu secara maksimal. Untuk mencapai itu tentulah tidak ada kurangnya apabila dalam menjalankan  ibadah dalam mengisi ibadah di bulan suci ini dengan tuntunan yang didasarkan syaria’ah.

Berikut ini ada  buku Panduan Ramadhan yang dipersembahkan  Rumaysho.com  untuk kaum muslimin.  Buku ini merupakan cetakan keempat  di tahun 1433 H. Bagi kaum muslimin  yang ingin mendownload buku ini dalam file pdf, silakan mendownload bisa melalui halaman ini. Kaum muslimin dapat mendownload buku panduan ini secara gratis, atau menyebarkan kepada kaum muslimin dalam bentuk foto copy , cetakan atau file ini.  Namun untuk pencetakan buku, kami sarankan untuk menghubungi panitia pada nomor 085228066686  (Syarif) dan bisa berdisksusi karena biaya cetak dari panitia biasanya lebih murah karena dicetak dalam jumlah banyak. Tata cara donasi bisa lihat di sini Dapat juga lihat di muslim.or.id

File ini diperuntukkan bagi yang belum mendapatkan buku cetakannya. Buku ini memiliki keistimewaan dari cetakan sebelumnya karena dilengkapi dengan dua suplemen: (1) Panduan Zakat Maal dan (2) Kiat Mudik Penuh Berkah.

Kami (Rumaysho.com  ) harap para pengunjung bisa membantu untuk memberikan donasi dalam rangka penerbitan buku panduan Ramadhan ini. Karena buku ini akan dicetak 10.000 eksemplar dan dibagi secara gratis di tenga-tengah kaum muslimin. Semoga bisa menjadi amal jariyah bagi Anda sekalian.

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ

Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim no. 2558)

Download file di sini dengan melihat link download di kiri bawah, dapat juga langsung klik link berikut buku_panduan_ramadhan_1433_h_

Atau

  • Di: Islam | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kemuliaan Bulan Ramadhan

Marhaban Yaa Ramdhan. Sebentar lagi bulan Ramdhan segera hadir. Bulan yang agung, bulan yang penuh bulan kesabaran dan balasan kesabaran adalah surga. Insya Allah kita selalu diberikan kesempatan untuk berjumpa dengan bulan suci Ramdhan tahun ini.

Di bulan ini kita usahakan untuk meningkatkan ibadah lebih baik dari tahun sebelumnya, dengan demikian kita tidak akan masuk kepada golongan orang-orang yang merugi.

Kemulian di bulan suci Ramdhan, bulan yang mulia, sehingga banyak disebutkan berbagai kemulian terkait dengan bulan Ramdhan ini. Berikut ini kemulian- kemulian bulan Ramdhan, yaitu

1. Syahrun Azhim (Bulan Yang Agung)

Azhim adalah nama dan sifat Allah Ta’ala. Namun juga digunakan untuk menunjukkan kekaguman terhadap kebesaran dan kemuliaan sesuatu. Sesuatu yang diagungkan Nabi tentulah memiliki nilai yang jauh lebih besar dan sangat mulia dengan sesuatu yang diagungkan oleh manusia biasa. Alasan mengagungkan bulan Ramadhan adalah karena Allah juga mengagungkan bulan ini. Firman Allah, “Waman yu’azhim sya’iirillah fa-innahha mintaqwal quluub, barangsiapa mengagungkan syiar-syiar agama Allah, maka itu datang dari hati yang bertakwa.”

Diagungkan Allah karena pada bulan inilah Allah mewajibkan puasa sebagai salah satu dari lima rukun Islam. Allah Yang Maha Pemurah Penyayang menetapkan dan mensucikan bulan ini kemudian memberikan segala kemurahan, kasih sayang, dan kemudahan bagi hamba-hamba yang ingin mendekatkan diri kepada-Nya.

2. Syahrul Mubarak

Bulan ini penuh berkah, berdayaguna dan berhasil guna, bermanfaat secara maksimal. Detik demi detik di Bulan Suci ini bagaikan rangkaian berlian yang sangat berharga bagi orang beriman. Pasalnya semua perbuatan kita di saat berpuasa menjadi ibadah berpahala yang balasannya langsung dari Allah. Amal baik sekecil apapun nilainya
dilipatgandakan sehingga kita menjadi puas dalam melakukannya.

Keberkahan Ramadhan oleh Nabi kita secara garis besar dibagi 3, yaitu 10 malam periode pertama penuh rahmat Allah,  10 berikutnya diisi dengan ampunan (maghfirah), sedangkan di 10 malam terakhir merupakan pembebas manusia dari api neraka. Keberkahan yang Allah berikan ini akan optimal jika kita mengelola waktu pendekatan diri kepada Allah sebagaimana arahan Rasulullah saw.

3. Syahru Nuzulil Qur’an

Allah mengistimewakan Ramadhan sekaligus menyediakan target terbesar, yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Simaklah firman Allah dalam rangkaian ayat puasa, “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan bagi petunjuk, dan furqan
(pembeda).” (Al-Baqarah: 185)

Ayat di atas menjelaskan bahwa target utama amaliyah Ramadhan membentuk insan takwa yang menjadikan Kitabullah sebagai manhajul hayat (pedoman hidup). Dapat dikatakan bahwa Ramadhan tidak dapat dipisahkan dengan Al-Qur’an. Rasulullah saw. mendapatkan wahyu pertama pada bulan Ramadhan dan di setiap bulan Ramadhan Malaikat Jibril datang sampai dua kali untuk menguji hafalan dan pemahaman Rasulullah saw. terhadap Al-Qur’an. Bagi ummat Muhammad, ada jaminan bahwa Al-Qur’an kembali nuzul ke dalam jiwa mereka manakala mengikuti program Ramadhan dengan benar.

4. Syahrus Shiyam

Pada Bulan Ramadhan dari awal hingga akhir kita menegakkan satu dari 5 rukun (tiang) Islam yang sangat penting, yaitu shaum (puasa). Kewajiban puasa sebagaimana kewajiban ibadah shalat 5 waktu.  Maka sebulan penuh seorang muslim mengkonsentrasikan diri untuk ibadah sebagaimana dia mendirikan shalat Subuh atau Maghrib yang memakan waktu beberapa menit saja. Puasa Ramadhan dilakukan tiap hari dari terbit fajar hingga terbenam matahari (Magrib). Tidak cukup menilai dari yang membatalkannya seperti makan dan minum atau berhubungan suami-istri di siang hari saja, tetapi wajib membangun akhlaqul karimah, meninggalkan perbuatan maksiat dan yang makruh (yang dibenci Allah).

5. Syahrul Qiyam

Bulan Ramadhan menggairahkan umat Islam untuk menjalankan amalan orang-orang saleh seperti sholat tahajjud dan membaca Al-Qur’an dengan benar di dalam shalat malamnya. Di Bulan Ramadhan Kitabullah mengisyaratkan bahwa untuk mendapatkan ketinggian derajatnya setiap mukmin sangat dianjurkan shalat tarawih dan witir agar di luar Ramadhan dia bisa terbiasa mengamalkan qiyamullail.

6. Syahrus Sabr (bulan sabar)

Bulan Ramadhan melatih jiwa muslim untuk senantiasa sabar tidak mengeluh dan tahan uji. Sabar adalah kekuatan jiwa dari segala bentuk kelemahan mental, spiritual dan operasional. Orang bersabar akan bersama Allah sedangkan balasan orang-orang yang sabar adalah surga.

Sabar lahir bersama dengan segala bentuk kerja besar yang beresiko seperti dalam dakwah dan jihad fi sabilillah. Ramadhan melatih muslim beramal islami dalam  berjamaah untuk meninggikan kalimat Allah.

7. Syahrul Musawwah (Bulan Santunan)

Ramadhan menjadi bulan santunan manakala orang-orang beriman sadar sepenuhnya bahwa puasanya mendidik mereka untuk memiliki empati kepada fakir miskin karena merasakan lapar dan haus sebagaimana yang mereka rasakan. Karena itu kaum muslimin selayaknya menjadi pemurah dan dermawan. Memberi dan berbagi harus menjadi watak yang ditanamkan.

Segala amal yang berkaitan dengan amwal (harta) seperti zakat fitrah sedekah, infak, wakaf, dan sebagainya, bahkan zakat harta pun sebaiknya dilakukan di bulan yang mulia ini. Memberi meskipun kecil, bernilai besar di sisi Allah. Siapa yang memberi makan minum  pada orang yang berpuasa meskipun hanya seteguk air, berpahala puasa seperti yang diperoleh orang yang berpuasa.

8. Syahrul Yuzdaadu fiihi Rizqul Mu’min

Bulan ini rezeki orang-orang beriman bertambah karena segala kemudahan dibuka oleh Allah seluas-luasnya. Para pedagang akan beruntung, orang yang jadi pegawai dapat kelebihan pendapatan dan sebagainya. Namun rezeki terbesar adalah hidayah Allah kemudian hikmah dan ilmu yang begitu mudah diperoleh di bulan mulia ini.

 

  • Di: Islam | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Teka-Teki Imam Al-Ghazali
Pada malam Ramadhan ke 10 1432 H ini Kultum di masjid kami disi oleh Ustadz wahidin, yang isinya tentang Teka teki Imam Gazali yang disampaikan pada murid-murid beliau. Apabila anda ingin mengisi kultum barangkali ini bisa digunakan.
Isi kultumnya adalah

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul bersama murid-muridnya lalu beliau bertanya :
“Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?”
Murid 1 : “Orang tua”
Murid 2 : “Guru”
Murid 3 : “Teman”
Murid 4 : “Kaum Kerabat”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI.
Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Ali ‘Imraan; 3:185).

Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dengan kita di dunia ini ?”
Murid 1 : “Negeri Cina”
Murid 2 : “Bulan”
Murid 3 : “Matahari”
Murid 4 : “Bintang-bintang”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling benar adalah MASA LALU.
Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa lalu.
Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan
perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama”.

Imam Ghazali : “Apa yang paling besar di dunia ini ?”
Murid 1 : “Gunung”
Murid 2 : “Matahari”
Murid 3 : “Bumi”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling besar sekali adalah HAWA NAFSU
(Al A’raaf; 7:179). Maka kita harus berhati-hati dengan nafsu kita. Agar jangan sampai karena
nafsu membawa kita ke neraka – [ Na’udzu billaahi minzaalikh].

Imam Ghazali : “Apa yang paling berat di dunia ini ?”
Murid 1 : “Baja”
Murid 2 : “Besi”
Murid 3 : “Gajah”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH
(Al Ahzaab; 33:72). Tumbuh-tumbuh-an, binatang, gunung dan malaikat semua tidak mampu ketika
Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini, tetapi manusia dengan sombongnya
berlomba-lomba menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena
gagal memegang amanah”.

Imam Ghazali : “Apa yang paling ringan di dunia ini ?”
Murid 1 “Kapas”
Murid 2 “Angin”
Murid 3 “Debu”
Murid 4 “Daun-daun”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar, tetapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT.
Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat”.

Imam Ghazali : “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini ?”
Murid-murid dengan serentak menjawab : “Pedang!”
Imam Ghazali : “Itu benar, tapi yang paling tajam sekali di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA.
(Al Hujuraat; 49:11)
Melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri”.

Mudah-mudahan ada pelajarn yang bisa kita petik, dan akan membawa kita meraih hikmah dari kisah tersebut. Serta membawa kita menjadi orang-orang meraih derajat Taqwa, Amin


Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1.768.105 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

Iklan