Marhenyantoz's Blog

Posts Tagged ‘kultum

  • Di: Ramadhan
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Syukur Atas Nikmat Allah

Rasulullah SAW dan para sahabat menyambut bulan Ramadhan dengan penuh sukacita. Dalam pidato menyambut datangnya bulan Ramadhan,

Rasulullah SAW bersabda, “Telah datang kepada kalian bulan agung (syahrun ‘azhim), bulan kebajikan (syahrun mubarak), dan bulan yang di dalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan.” (HR Ibn Khuzaimah dari Salman).

Ramadhan tak pelak lagi merupakan anugerah dan rahmat dari Allah SWT (fadhlun min Allah wa rahmatuh). Sebagai anugerah dan rahmat, kita wajib mensyukurinya.

Diantara beberapa cara adalah  :

1. Merasa senang atas datangnya nikmat yang Allah berikan kepada kita.

2. Selalu meningkatkan amal ibadah, amal shaleh.

3. Berdo’a, mohon petunjuk, mohon bimbingan, dan mohon diampuni segala dosa .

Ramadhan adalah sarana yang tepat untuk mendidik dan melatih kita menjadi hamba-hamba yang penuh syukur kepada-Nya.

Iklan
  • Di: Islam | Kultum | Ramadhan
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Perbedaan Sifat Nabi SAW dengan Sifat Umatnya

Jama’ah Shalat taraweh rahimakumullah, marilah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah berkenan memberikan berbagai keni’matan bahkan hidayah kepada kita.
Shalawat dan salam semoga Allah tetapkan untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, dan para pengikutnya yang setia dengan baik sampai akhir zaman.
Jama’ah Shalat taraweh rahimakumullah, mari kita senantiasa bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa, menjalani perintah-perintah Allah sekuat kemampuan kita, dan menjauhi larangan-laranganNya.
Jama’ah Shalat taraweh rahimakumullah, pada kesempatan yang insya Allah diberkahi Allah ini akan kami kemukakan tentang perbedaan antara Rasulullah Muhammad SAW dengan kita sebagai umatnya.
Alhamdulillah kita telah sampai hari ke tiga Shalat taraweh tahun ini, kita masih diberikan banyak kenikmatan oleh Allah SWT. Nikmat sehat, nikmat panjang umur dan nikmat lainnya sehingga kita tidak bisa menyebutkan semua kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita.
Tentu kita patut bersyukur atas nikmat tersebut, lalau apa yang patut kita kerjakan untuk mewujudkan rasa syukur tersebut kepada Allah SWT.?
Dibulan Ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini segala amal ibadah kita lebih tingkatkan lagi dibanding amal ibadah di bulan-bulan lain yang lalu. Dengan berpedoman hari ini harus lebih baik dibanding hari yang lalu.
Dibulan Ramadhan ini kita dianjurkan untuk banyak shalat sunah, membaca Al Qur’an , banyak sodaqoh, banyak infaq, dan ibadah lainnya. Seberapa banyak yang telah kita amalkan selama ini?
Ada sebuah pertanyaan : “Apakah perbedaan antara sifat yang dilakukan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan sifat umatnya?” Sebenarnya perbedaannya hanya “sedikit” menurut saya. Cermati kata-kata saya “sedikit” agar tidak salah tafsir bagi para jamaah sekalian.
Jika Rasulullah sedikit-sedikit Shalat (banyak Shalatnya)
Jika Rasulullah sedikit-sedikit beramal (banyak amalnya)
Jika Rasulullah sedikit-sedikit mohon ampun kepada Allah (banyak mohon ampunnya)
Jika Rasulullah sedikit-sedikit berpikir bagaimana umat kelak(banyak memikirkan keselamatan umatnya)
Tetapi bagi kita umatnya adalah
Sedikit Shalatnya
Sedikti amalnya
Sedikit mohon ampun kepada Allah
Sedikit memikirnya dirinya, keluarganya, saudaranya, saudara muslimnya

Dengan demikian marilah kita tingkatkan segala amal ibadah kita Isnya Allah diterima Allah SWT,  aamiin.
Demikianlah kultum kali ini yang dapat kami sampaikan mudah-mudahan memberikan manfaat bagi kita semua, kurang lebihnya mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan saya.

SEBARKAN  SALAM

Salam yang sering kita ucapkan atau dengarkan setiap hari, kadang dianggap sepele oleh beberapa orang, bagaikan angin yang berhembus berlalu begitu saja. Dalam agama Islam salam ” Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh” mengandung banyak makna dan faedah,  terutama bagi pengucap atau orang yang diberi salam. Dengan salam ada keakraban , kedekatan secara pribadi, rasa persaudaraan, saling mendo’akan sesama ” semoga keselamatan, rahmat dan barokah Allah terlimpah kepada anda.” Ada dzikrullah, karena ada Allah di setiap ucapan. Serta sarana Dakwah, karena hanya dalam Islamlah hal seperti ini ada. Jangan ucapkan selamat pagi, siang, petang, malam, atau lainnya, karena tanpa makna apa-apa.

Nilai-nilai ajaran dalam  Islam

1. Salam adalah ajaran Islam

Landasannya kuat, bukan sekedar keakraban semata.

Rosulullah saw menyuruh kami dengan tujuh hal ………..salah satunya adalah menyebarkan salam (HR. Bukhari Muslim)

2. Salam adalah perbuatan Mulia

 

” Seorang bertanya kepada Nabi saw. Apakah yang terbaik dalam ajaran Islam? Jawab Nabi, memberi makanan dan memberi salam terhadap orang yang kau kenal atau tidak kau kenal (HR Bukhari Muslim).

3.  Salam akan menimbulkan kasih sayang

 

  • Akan menjaga ukhuwah
  • Saling mendoakan sesama
  • Saling menghormati

4.  Salam adalah salah satu cara masuk surga dengan selamat

“ Hai sekalian manusia, sebarkan salam, dan berilah makanan dan hubungilah famili, dan shalatlah diwaktu malam disaat orang-orang tidur, niscaya kamu akan masuk surga dengan selamat” “Abdullah bin Salam ra : HR Tarmizi.

QS Az Zumar 73 : “   Adalah orang-orang yang bertaqwa kepada Allah, mereka didiring ke surga berombongan. Maka para penjaga pintu surga menyapa ramah  “ Salamun ‘alaikum thibtum fadkhuluha kholidin “ Kesejahteraan atasmu, berbahagialah kamu, maka msuklah ke dalamnya dalam keadaan kekal”

 

Pedomannya adalah :

  • Lebih utama diucapkan lengkap
  • Sunah mengulangi salam jika berulang bertemu
  • Mengucapkan salam jika memasuki rumah. Lihat QS An Nur : 27 ” Hai sekalian orang yang beriman, janganlah kamu masuk rumah orang lain, hingga kamu minta izin dan memberi salam kepada penghuni tumah itu”

5.  Haram mendahului  memberikan salam kepada Non Muslim

”Jika orang ahli kitab memberi salam kepadamu, maka jawablah wa alaikum ” (HR Bukhari Muslim)

  • Di: Islam | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Mencari Amal Yang Banyak

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Puji syukur kepada Allah atas limpahan rahmat, nikmat dan karunian-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw., keluarga dan para sahabat, serta pengikutnya sampai akhir jaman.

Kami kembali mengingatkan kepada diri sendiri dan para jamaah, marilah kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah. Karena bekal terbaik kita untuk menjalani kehidupan dunia dan akherat kelak hanyalah taqwa. Allah telah befirman yang artinya, “Berbekalah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah : 197)

Para jamaah Rahimakumullah

Orang yang beriman akan selalu berusaha menjalankan perintah Allah semampunya, karena Allah tidak akan membebani hamba-Nya diluar kemampuannya.  Dalam setiap ceramah, tausyiah, khutbah akan selalu disampaikan tentang TAQWA. Selalu menjalankan semua perintah dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya.

Bagi kita kaum muslimin yang beriman  akan selalu ingat akan hari akhir dengan waktu yang panjaaaaaaaaaaaaang. Sedangkan sejauhmana persiapan kita mencari bekal untuk kehidupan hari akhir nanti yang panjang tadi. Sudahkah kita mencarinya? Apakah sudah cukup?

Bagi umat yang cerdas tentu tidak hanya akan mengumpulkan pahala amal-amal dengan satu amal saja, melainkan semua amal kebajikan akan diraih sesuai dengan kemampuan dirinya.

Dalam beramal tentu ada tuntunan, pedoman dan target yang akan diraih sesorang dalam melaksanakan amal ibadahnya.  Bagaimana kita mendapatkan amal kebaikan sebanyak-banyaknya?

Caranya dengan memperbanyak ilmu dan mengamalkanya, lalu mengajarkan ilmu tersebut  kepada orang sebanyak mungkin. Karena ilmu yang bermanfaat akan menjadi amal yang tak pernah putus pahalanya, meski nyawa telah berpisah dengan raganya.

Jika ada seorang beramal shalih karena mengambil manfaat dari  dari ilmu yang disampaikan, maka setiap kali beramal, yang mengajarkan  akan mendapat pahala seperti yang pahala mengamalkan ilmu tersebut.

Pedomannya adalah  Nabi saw. bersabda ” Barangsiapa yang menunjukkan kebaikan, maka baginya pahala seperti yang berbuat baik.” (HR. Muslim)

Marilah berlomba-lomba dihari -hari yang suci ini untuk memperoleh amal sholeh, amal yang lebih banyak, lebih baik dari pada tahun lalu.

Demikianlah kultum kali ini, kita memohon kepada Allah semoga Allah selalu memberikan kita sehat, umur yang bermanfaat, diterima amal ibadah kita, dan kita menjadi orang-orang yang berTaqwa dan akhirnya menjadi Insan kamil . aamiin.

 

  • Di: Islam | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Apakah saya termasuk golongan orang yang CERDAS ?

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Puji syukur kepada Allah atas limpahan rahmat, nikmat dan karunian-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw., keluarga dan para sahabat, serta pengikutnya sampai akhir jaman.

Kami kembali mengingatkan kepada diri sendiri dan para jamaah, marilah kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah. Karena bekal terbaik kita untuk menjalani kehidupan dunia dan akherat kelak hanyalah taqwa. Allah telah befirman yang artinya, “Berbekalah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah : 197)

Ciri-ciri orang yang cerdas

Mari kita perhatikan Firman  Allah yang artinya :

“Dan perumpamaan (orang-orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja[107]. mereka tuli, bisu dan buta, Maka (oleh sebab itu) mereka tidak mengerti”(QS Al Baqarah :171)

”Akan tetapi orang-orang kafir membuat-buat kedustaan terhadap Allah, dan kebanyakan mereka tidak mengerti”. (QS Al-Maidah : 103)

Ayat ini Allah dengan tegas menyatakan dengan menyebut mereka-mereka (orang kafir) yang hanya memntingkan duniawi, mereka itu orang yang berkarakter tidak beriman kepada Allah dan hari akhir, mereka hanya mementingkan kehidupan duniawi saja.

Orang-orang yang hanya mementingkan duniawinya, masuk ke golongan orang tidak cerdas, tidak berakal, tidak mengerti. Siapakah mereka? Apakah kita masuk golongannya? Apakah saya termasuk juga?

Kedua ayat tersebut di atas berlaku bagi semua orang yang tidak beriman, baik orangnya awam, cerdik pandai, ataupun gelarnya bergelantungan. Mereka dikatakan bodoh, tidak berakal. Mengapa mereka disebut demikian, bukannkah orangnya hebat, hasil penemuannya banyak menurut pandangan manusia?

Ternyata tidak cerdas , kebodohan mereka, karena mereka TIDAK MENGIMANI AKHERAT,melalaikan akherat, hanya mementingkan dunia saja. Siapapun mereka !

Kebahagian dan kemulian yang hakiki akan kita raih jika kita menjadi orang cerdas dan bergaul dengan orang-orang yang cerdas.

Nabi saw memberikan ciri-cirinya kepada kita,  ” Orang yang cerdas adalah orang yang introspeksi diri dan beramal untuk bekal setelah mati.” (HR. Tirmidzi, beliau berkata ,”hadits hasan.”

Akhir kata, hendaklah kita jangan sampai termasuk golongan orang kafir, golongan manusia-manusia tercela, manusia yang lalai dari hari akherat, tidak mencari amal kebaikan untuk bekal mengahadapi setelah kematian. AAMIIN

  • Di: Islam | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Hati-hati Memilih Teman

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Puji syukur kepada Allah atas limpahan rahmat, nikmat dan karunian-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw., keluarga dan para sahabat, serta pengikutnya sampai akhir jaman.

Kami kembali mengingatkan kepada diri sendiri dan para jamaah, marilah kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah. Karena bekal terbaik kita untuk menjalani kehidupan dunia dan akherat kelak hanyalah taqwa. Allah telah befirman yang artinya, “Berbekalah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah : 197)

Dalam bergaul dan bermasyarakat keberadaan teman adalah sangat penting. Tentu kita mesti pandai-pandai dalam memilih teman bergaul dan bermasyarakat. Seorang teman sungguh mempunyai pengaruh yang luar biasa terhadap temannya. Perilaku seseorang sangat tergantung  pada temannya. Teman yang hanya memiliki orientasi dunia, akan mendorong kita memiliki karakter yang sama. Ia pun akan melibatkan kita ke dalam perburuan dunia yang tidak ada titik puasnya. Hatipun akan dibuat lalai dari Allah dan lupa akan bekal yang mesti dibawa untuk akherat.

Ibnu Qoyyim al-Jauziyah menjelaskan karakter hati yang mati, yakni hati yang dimiliki oleh orang yang tidak beriman kepada Allah, sekaligus bahaya yang bakal timbul ketika bergaul denganya. Beliau berkata, “ Apabila ia mencintai maka cintanya karena nafsunya, apabila ia memberi maka itu karena nafsunya , apabila ia menolak maka tolakanya atas dasar nafsunya, maka nafsunya sangat berperan dalam dirinya, dan nafsunyalebih ia cintai daripada ridha Allah. Orang yang demikian menjadikan hawa nafsu sebagai imannya, syahwat sebagai komandannya, kebodohan menjadi sopirnya, dan kelalaian sebagai tunggangannya dan kendaraannya.

Pikirannya hanya untuk mendapatkan dunia yang menipu ini, dan dibuat mabuk oleh nafsu untuk mendapatkannya, ia tidak pernah meminta kepada Allah kecuali dari tempat yang jauh. Tidak membutuhkan nasehat-nasehat dan selalu mengikuti langkah-langkah syetan yang selalu merayu dan menggodanya. Maka bergaul  dengan orang seperti ini akan mencelakakan kita, berkawan dengannya akan meracuni kita, dan duduk dengannya akan membinasakan kita.”

Demikianlah kultum kali ini, kita memohon kepada Allah semoga Allah menjauhkan kita dari kebodohan dan memalingkan kita dari kawan-kawan yang hanya berorientasi dunia belaka.  Aamiin.


Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1.787.195 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

Iklan