Marhenyantoz's Blog

Posts Tagged ‘guru

  • Di: Berita | Pendidikan
  • Komentar Dinonaktifkan pada PENGUMUMAN UJI PUBLIK TENAGA HONORER K2 KEMENAG DAN kEMENDIKBUD

Daftar honorer Kategori II (K-II) Kemenag sebanyak 39.348 telah dipublikasikan. Kemudian, honorer K-2 luncuran di lingkungan Kemenag ada 1.348. Sedangkan tenaga honorer K-2 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 3.491 orang.

Kriteria Honorer K-2

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah dua kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012, dan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi Nomor 05 Tahun 2010 tentang Pendataan Tenaga Honorer yang Bekerja di Lingkungan Instansi Pemerintah, bahwa Tenaga Honorer Kategori II adalah Tenaga Honorer yang penghasilannya dibiayai bukan dari APBN/ APBD, dengan kriteria :

  • Diangkat oleh pejabat yang berwenang
  • Bekerja di instansi pemerintah
  • Masa kerja minimal 1 (satu) tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai dengan saat ini masih bekerja secara terus menerus
  • Berusia sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006

Uji Publik terhadap daftar tenaga honorer kategori dua (KII) berlangsung tiga pekan, yakni pada 27 Maret-16 April 2013.

Dokumen Unduhan

Daftar honorer Kategori II (K-II) Kemenag

Daftar honorer Kategori II (K-II) Kemendikbud

Berikut daftar nama-nama Tenaga Honorer K2 Kota Metro KLIK DISINI . atau Link berikut http://metrokota.go.id/dokumen/Daftar_Nominatif_Tenaga_honorer_katagori2.pdf

Untuk Lampung Selatan di Link berikut http://lampungselatankab.go.id/core/files/675901_K2_PEMERINTAH_KAB._LAMPUNG_SELATAN.txt

Bagi anda di daerah Kab/Kota di Lampung lainnya silahkan masuk dahulu di web pemda masing-masing, kumudian cari di berita pengumuman tenaga honorer kategori II.

 

Iklan
  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Keberuntungan Guru di Kurikulum 2013

Sebuah keberuntungan kembali menghampiri para guru di seluruh Indonesia. Apalagi ya? Ada dana sertifikasinya  dilipat dua kalikan ? Boro-boro dinaikkan , dana sertifikasi tahun lalu saja ada yang belum cair semua di berbagai daerah dengan bermacam alasan. Ada juga daerah tertentu menunda pembayarannya dikredit, tahun anggaran 2011 ditunda 1 bulan, tahun 2012 akan ditangguhkan 2 bulan dan akan dibayarkan tahun 2014.  Masih ada lagi di bulan desember sampai dengan Tulsan ini dibuat pemda belum mencairkan 5 bulan tunjangan sertifkasinya.

Ternyata perubahan perbaikan nasib guru belumlah dinikmati semua guru,lain daerah lainpula nasibnya. Namun demikian tugas dan tantangan kedepan bagi guru sangatnya berat dalam menghadapi berbagai perkembangan jaman. Narkoba merajalela, korupsi membudaya, dan merajalela, kekerasan makin menggila. Siapa lagi yang akan dipersalahkan kalau bukan guru. Bagaimana tugas yang diemban dalam mendidik anak-anak didiknya, kekerasan tawuran masih saja terjadi.

Belum lagi tugas seorang guru membuat rancangan mengajar, dari silabus, RPP, remedial, pengayaan dan sebabreg tugas guru lainnya masih menanti.  Sebentar lagi tugas seorang guru akan sedikit terkurangi dalam hal tugas rutinnya. Pasalnya, Penerapan kurikulum yang baru nanti tidak akan mewajibkan para tenaga pendidik untuk membuat silabus atau rencana pembelajaran. Tidak seperti di Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), maka untuk di kurikulum baru nanti maka para guru tidak lagi dituntut untuk membuat rencana pembelajaran yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, alokasi waktu dan sumber belajar.

Mendikbud menjelaskan, dalam pedoman kurikulum baru nanti pemerintah akan menentukan dulu kompetensi yang akan dibuat, lalu dari situ ditentukan struktur kurikulumnya. “Kita tentukan dulu mau mencetak apa. Jangan gara-gara sudah ada bahan tepung, gula dan mentega tetapi kita tak tahu mau buat bakpao atau roti,” kata Nuh

Oleh karena itu, sebagai tugas pengganti silabus, maka guru nantinya hanya akan memperkaya materi pembelajaran dan penilaian yang kesemuanya akan dituntun oleh buku panduan guru dan siswa. Alasannya ,  guru tidak perlu membuat silabus lagi karena pada kenyataannya banyak materi ajar yang belum perlu diajarkan pada siswa.

Jadi, tetaplah semangat para guru Indonesia, tugas mulia menanti anda dalam mencerdaskan anak-anak bangsa.

  • Di: Artikel
  • Komentar Dinonaktifkan pada Mutasi Guru dan Tunjangan Profesi

Profesi guru merupakan sebuah profesi yang mulia karena dalam melaksanakan tugasnya para guru dituntut bisa mentransfer ilmu pengetahuan dari berbagai sumber kepada anak didiknya. Kemulian sebuah profesi ini tentu jika diiringi dengan penuh rasa tanggung jawab dan ikhlas atas segala hal yang diberikan kepada anak didiknya.

Sekarang ini guru-guru telah banyak memenuhi standar sebagai guru yang profesional dengan telah mengantongi sertifikat sebagi “guru profesional”. Pemerintahpun tak tinggal diam dengan memberikan penghargaan berupa tunjangan sertifikasi bagi yang telah memenuhi berbagai syarat. Seperti telah mengajar minimal dalam seminggunya 24 jam.  Jika seorang guru tidak memenuhi syarat tersebut maka tunjangan sertifikasinya belum bisa dibayarkan. Inilah yang menjadi momok bagi seorang guru apabila di sekolahnya belum bisa mengajar 24 jam seminggu. Walaupun bisa dipenuhi jumlah jamnya dengan mengajar di sekolah lain baik negeri atau swasta, dengan syarat-syarat tertentu.

Kita ambilkan contoh mutasi guru dalam upaya penataan dan pemerataan guru PNS untuk mewujudkan pemerataan mutu pendidikan formal secara obyektif . Dengan adanya mutasi ini diharapkan dapat terwujud suatu pemerataan mutu pendidikan, sehingga harapan pemerintah dapat terlaksana. Muncul sebuah pertanyaan menyangkut mutasi guru-guru : Apakah sudah tepat tindakan mutasi ini?

Atas jawaban pertanyaan ini tentu tergantung siapa yang akan menjawabnya. Jika yang menjawab pertanyaan adalah pemerintah, tentu sudah tepat. Tetapi jika yang menjawab guru-guru yang termutasi jawabnya pasti belum.

Yang menjadi ganjalan para guru yang dimutasi antara lain lokasi rumah jauh dengan sekolah baru, apalagi antar kabupaten sehingga menambah biaya transportasi, dll. Belum lagi jika mutasi alih jenjang (misal :SMP ke SD, atau SMA ke SMK) sehingga akan menimbulkan berbagai permasalahan. Namun jika dilihat dari sisi terpenuhinya jam wajib mengajar yang minimal 24 jam perminggu, apakah telah memenuhi syarat? Inilah yang akan dipermasalahkan oleh guru-guru yang termutasi. Jam mengajar guru-guru disekolah yang dituju tentu akan kesulitan membagi jam mengajar sesuai dengan ketentuan yang 24 jam. Ini bisa disebabkan di sekolah yang dituju pas-pasan 24 jam untuk semua guru yang tersertifikasi. Bagaimana dengan tambahan guru baru hasil mutasi, tentu guru mata pelajaran tertentu harus berbagi dengan guru baru tersebut. Sehingga tidak akan terpenuhinya jam mengajar wajib yang dipersyaratkan, dan akan berakibat guru-guru resah karena tunjangan sertifikasinya tidak akan cair.

Dengan demikian, perlu dilihat secara profesional oleh yang berwenang memutasi guru dengan melihat secara keseluruhan data yang ada. Bukan hanya sebatas keinginan sepihak untuk memenuhi target terlaksananya sebuah rencana. Pemerintah berharap semua PNS bekerja secara profesional.

 

  • Di: Artikel
  • Komentar Dinonaktifkan pada Guru dan Dosen masih dipercaya masyarakat terkait yang memberikan pendidikan Pancasila

Kembali,  status guru dan dosen masih layak dipercaya masyarakat untuk mendidik masyarakat. Sang pahlawan tanpa tanda jasa ini masih di diperlukan oleh masyarakat. Tidak hanya untuk memberikan pengajaran berbagai disiplin ilmu terkait IPTEK saja, melainkan yang berhubungan dengan moral.

Pendidikan dan pengajaran yang terkait dengan moral masyarakat Indonesia, ternyata masih sangat diperlukan oleh bangsa ini. Degradasi moral melanda negeri ini, banyak tawuran antar pelajar, tawuran antar mahasiswa, bentrok antar warga kampung, bentrok antar suku masih saja terjadi. Ketidak adilan terjadi dimana-mana, korupsi merajalela, pelanggaran hukum makin menjadi.

Apa yang disampaikan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono  saat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Juni 2011 di Gedung MPR hari ini, bahwa hasil survei menyatakan untuk mendidik masyarakat terkait dengan Pancasila 43 % dari seluruh responden berkisar 12.000 responden bahwa yang pantas mendidik masyarakat adalah guru dan dosen. 20% dipercayakan pada lembaga khusus yang dibentuk pemerintah.  Sungguh miris, hanya 3 % mempercayakan kepada elit politik.

 

 

 


Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1.793.105 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

Iklan