Marhenyantoz's Blog

Posts Tagged ‘BBM

  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada BBM Naik : Bensin Rp 6.500 Solar Rp 5.500

JAKARTA – Besaran harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akhirnya terkuak. Premium yang semula Rp4.500 naik menjadi Rp6.500 per liter. Sedangkan solar yang semula Rp4.500 naik menjadi Rp5.500 per liter. ’’Premium naik Rp2.000 per liter dan solar naik Rp1.000 per liter,’’ ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alishjabana saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian kemarin.

Menurut Armida, rencana kenaikan harga BBM bersubsidi itu terus dimatangkan di internal pemerintah melalui forum sidang kabinet yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hasil sidang kabinet itulah yang akan dituangkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2013 untuk diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). ’’Rencananya besok (diserahkan ke DPR, Red),’’ katanya.

Mengapa harga bensin diusulkan Rp6.500 per liter, sedangkan solar Rp5.500 per liter? Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, harga solar ditetapkan lebih murah mengingat BBM jenis ini banyak digunakan untuk keperluan transportasi, misalnya bus maupun truk pengangkut barang.  ’’Ini menyangkut logistik kita, jadi lebih rendah,’’ ujarnya.

Selain itu, lanjut Hatta, solar juga menjadi bahan bakar utama yang dibutuhkan kapal nelayan. Nah, nelayan dinilai masih menjadi masyarakat berpenghasilan rendah sehingga akan memberatkan mereka jika harga solar naik tinggi.  ’’Jadi, perlu dilindungi,’’ ungkapnya.

Iklan
Tag:
  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Harga BBM Akan Naik, Masyarakat Di Buat Susah

Berita akan dinaikkannya harga BBM membuat sebagian besar warga negara RI dibuat gonjang-ganjing, gelisah, resah, seneng, jengkel, mangkel dsb. Ini akibat Pemerintah terlalu lama membuat keputusan jadi naik atau tidaknya. Berbagai pertimbangan yang dilakukan pemerintah membuat makin gelisahnya masyarakat. Ternyata dampaknya sangat luar biasa sekali, harga-harga kebutuhan pokok merambat naik, transportasi agak susah karena langkanya BBM, para nelayan tidak bisa melaut berakibat harga ikan laut menjadi tinggi.

Berbeda dengan sebagian masyarakat yang diuntungkan dengan adanya gejolak rencana kenaikan BBM ini. Siapa dia? Para pedagang eceran BBM keuntungannya lebih banyak, petugas SPBU lebih banyak masukan dari uang “COR” jerigen, para oknum aparat penimbun BBM lebih banyak untungnya karena mereka-mereka lebih “kuat” dari berbagai segi.

Mudah-mudahan segera berakhir ketidak jelasan kapan BBM Naik. Masyarakat lebih seneng pemerintah segera memutuskan Hari ini , harga BBM premium Rp. 10.000/liter,  Solar Rp. 10.000/liter, BBG Rp. 5000/liter, dst berlaku jam 07.00 WIB/Teng/Timur. Dari pada ditunda-tunda hingga harga juga dibeli masyarakat nilainya bisa mencapai harga segitu juga. Soal masyarakat akan demo setelah harga naik itu urusan Polisi.

Kabarnya, Besok, Rencananya SBY Umumkan Kebijakan BBM Pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan terkait harga bahan bakar minyak (BBM). Rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan berbicara langsung di hadapan para pejabat di Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrembangnas), Selasa (30/4) demikian yang diberitakan Republika Online

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Kepala Bapennas, Armida Alisyahbana sedikit membocorkan hal tersebut. Ia mengatakan kemungkinan Presiden SBY mengumumkan kebijakan BBM di acara tersebut.

Mudah-mudahan besok pasti diumumkannya, masalahnya bensin dimotorku habis,  cari yang murah di SPBU kosong, kalau dieceran banyak sih, cari gas untuk masak di warung-warung juga gak ada.

  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Untung Rugi Kebijakan penghematan BBM ber-Subsidi

Mobil Plat Merah Nekat

.Pemerintah akan memberlakukan kebijakan penghematan energi . Seperti ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  (29/5) di Jakarta. Beliau menyebutkan kendaraan-kendaraan yang dilarang menggunakan BBM bersubsidi. Kendaraan yang dilarang adalah kendaraan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, termasuk kendaraan BUMN dan BUMD serta  kendaraan perkebunan dan pertambangan. Tujuannya adalah penghematan.

Apa dampak larangan mobil –mobil diatas menggunakan BBM bersubsidi?  Pemerintah daerah dan lainya dengan mudah saja menyikapi hal tersebut. Pemerintah dan DPR, Pemda dan DPRD, dipastikan akan setuju menaikkan anggaran untuk pembelian BBM. Keduanya sama –sama diuntungkan, karena sama-sama menggunakan kendaraan plat merah.

Siapa yang akan dirugikan kebijakan ini? Tentu masyarakat lagi yang akan dirugikan. Pemerintah dan para anggota dewan akan mudah meloloskan anggaran pendapatan belanja negara atau daerah. Jika di daerah, akan berusaha memaksimalkan PAD mereka. Tentu masyarakat yang akan ketiban “nasib” harus menanggung biaya-biaya yang lebih tinggi. Pajak berbagai item akan dinaikkan sehingga masyarakat yang harus membayarnya.

Bagaimana dengan kendaraan diperkebunan dan pertambangan ? Masyarakat tidaklah berburuk sangka dengan suatu usaha yang jauh dari pemukiman penduduk, namun membutuhkan konsumsi energi yang tidak sedikit. Dampak yang akan dirasakan adalah kenaikan harga berbagai barang kebutuhan masyarakat dikarenakan perusahaan-perusahaan yang dilarang menggunakan bbm bersubsidi menguasai produk dari hulu sampai hilir.

Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana menjaga dan mengamankan bbm bersubsidi tidak diselundupkan keberbagai perkebunan dan pertambangan. Di sinilah tantangannya, karena semua akan bermain untuk mendapatkan keuntungan secara finansial.

Semenjak batalnya kenaikan BBM yang lalu masyarakat dibuat susah untuk mendapatkan bbm bersubsidi. Antrean panjang diberbagai SPBU diberbagai propinsi mengular ratusan meter. Antrean panjang membuat lamanya antrean makin membuat pencari BBM merasa berkeluh kesah, jengkel, ngedumel. Bagaimana tidak membuat frustasi ? Harga eceran premium bisa mencapai Rp. 10.000,/liter. Ini bervariasi diberbagai daerah, yang pasti lebih mahal dan susah mencarinya.  Sebenarnya masyarakat lebih setuju harga Rp. 6000/liter tetapi mudah mendapatkannya.

  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Keputusan Kenaikan BBM mungkin Kamis

DPR kemungkinan baru dapat menyelenggarakan rapat paripurna untuk memutuskan apakah akan menyetujui permintaan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Kamis (29/3), karena alotnya pembahasan tentang hal ini dalam tubuh Badan Anggaran (Banggar).

Setelah rapat maraton digelar sejak akhir pekan lalu, rapat dengan melibatkan anggota Banggar dan pejabat pemerintah termasuk Menteri Keuangan dan menetri ESDM kembali digelar Senin (26/3) sejak pukul 1100 wib di ruang Banggar, DPR.

Saat rapat dihentikan menjelang Senin dini hari, pimpinan Banggar kepada sejumlah wartawan yang meliput mengisyaratkan makin banyak dukungan ke arah penaikan harga BBM, dalam bentuk pengubahan pasal 7 ayat 6 UU APBN 2012. Pasal ini lah yang menjadi penghalang dinaikkannya harga BBM karena berisi perintah agar harga eceran BBM tak diubah.

Pasal ini pula lah yang kemungkinan akan menjadi bahan pemungutan suara dalam sidang paripurna nanti.

Dalam pembahasan Banggar diketahui akibat meroketnya harga minyak dunia, dua opsi APBN Perubahan yang muncul membawa konsekuensi naiknya subsidi.

Dengan kenaikan harga BBM hingga Rp1.500 dari harga Rp4.500 saat ini, maka pemerintah harus menggelontorkan subsidi sebesar Rp137 triliun. Opsi lain tanpa kenaikan harga BBM akan membawa dampak membengkaknya subsidi hingga Rp178 triliun, yang menurut Menteri keuangan akan jauh melebihi pagu defisit anggaran sebesar 3%.

Warga miskin dapat kompensasi kenaikan BBM

Pemerintah saat ini sedang menyiapkan rumusan jaminan bagi warga miskin yang terkena dampak kenaikan BBM. “RAPBNP (Revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sedang disiapkan, yang sedang dibahas adalah kompensasi apa yang perlu diberikan untuk masyarakat bawah karena itu yang paling keras terdampak. Banyak sekali pilihannya,” kata Menteri ESDM, Jero Wacik

  • Di: Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada Harga BBM Naik, BLT dilanjutkan

Harga BBM april mendatang akan dinaikkan. Kepastian ini yang disampaikan pemerintah seperti yang dikemukakan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono.  “Harga BBM mau tidak mau tentu mesti disesuaikan dengan kenaikan yang tepat,” ujar Susilo Bambang Yudhoyono usai rapat terbatas di Jakarta, Rabu 22 Februari 2012.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pemerintah harus menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Keputusan itu diambil untuk melakukan penyelamatan anggaran negara.

Rencana kenaikan harga BBM itu, lanjut SBY, telah disampaikan dalam rapat terbatas kabinet yang khusus membahas subsidi. “Ini falsafah sebetulnya bahasa inggirisnya if we are to be brought. Kalau kita akan mengalami kesulitan atau kantong kita agak kempes, biarkan kantorng yang kempes itu adalah negara atau pemerintah jangan rakyat, utamanya rakyat yang miskin,” katanya.

Menurut SBY, asumsi harga minyak dalam APBN 2012 harus disesuaikan, pemerintah tidak mungkin lagi menetapkan asumsi dengan harga minyak mentah Indonesia (ICP) US$90 per barel. Sebab harga ICP saat ini mencapai US$115 per barel.

SBY menjelaskan, dalam dua bulan terakhir, perkembangan perekonomian global penuh dengan ketidakpastian. Krisis ekonomi Eropa belum dapat diatasi sepenuhnya, lalu muncul geopolitik baru di Timur Tengah.

Meningkatnya harga minyak dunia disebabkan situasi geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas, di mana Iran menghentikan ekspor minyaknya ke Eropa dan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran, mengakibatkan sentimen negatif sehingga mengakibatkan harga minyak naik.

“Akibat ini semua maka asumsi yang ada dalam APBN 2012 menurut pandangan saya dan juga telah dibahas oleh para menteri di bawah koordinasi Wapres itu memang harus kita sesuaikan,” kata Presiden di Istana Negara, Rabu 22 Februari 2012.

“Maksud saya, kalau kita harus menghadapi kenaikan BBM ini dan akibatnya kita harus memberikan bantuan kepada masyarakat kita utamanya masyarakat miskin ini, maka sumber anggarannya harus kita pastikan dari sumber yang tepat.”

Bagaimana dengan Rakyat Miskin?

Bagi masyarakat miskin janganlah khawatir dengan kenaikan harga bbm april mendatang. Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah untuk membantu rakyat miskin yang terdampak kenaikan bbm.  Nampaknya BLT masih akan diterapkan  dan ditambah dengan kupon naik angkutan umum.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik menyatakan berdasarkan kajian konsorsium perguruan tinggi yang dipimpin Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung, kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi harus dibarengi dengan kompensasi.
“Kajian sudah selesai, di dalamnya termasuk kalau ada perubahan (harga BBM), harus menyiapkan kompensasi,” kata Jero Wacik di Istana Negara, Rabu 22 Februari 2012.

Menurut Wacik, kompensasi tersebut selain berupa bantuan langsung tunai (BLT), juga dalam bentuk kupon uang transportasi yang akan dibagikan untuk masyarakat yang menggunakan angkutan umum.


Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1.793.119 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

Iklan