Marhenyantoz's Blog

Posts Tagged ‘Bahan Kultum Ramadhan

  • Di: Islam | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Apakah saya termasuk golongan orang yang CERDAS ?

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Puji syukur kepada Allah atas limpahan rahmat, nikmat dan karunian-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw., keluarga dan para sahabat, serta pengikutnya sampai akhir jaman.

Kami kembali mengingatkan kepada diri sendiri dan para jamaah, marilah kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah. Karena bekal terbaik kita untuk menjalani kehidupan dunia dan akherat kelak hanyalah taqwa. Allah telah befirman yang artinya, “Berbekalah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah : 197)

Ciri-ciri orang yang cerdas

Mari kita perhatikan Firman  Allah yang artinya :

“Dan perumpamaan (orang-orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja[107]. mereka tuli, bisu dan buta, Maka (oleh sebab itu) mereka tidak mengerti”(QS Al Baqarah :171)

”Akan tetapi orang-orang kafir membuat-buat kedustaan terhadap Allah, dan kebanyakan mereka tidak mengerti”. (QS Al-Maidah : 103)

Ayat ini Allah dengan tegas menyatakan dengan menyebut mereka-mereka (orang kafir) yang hanya memntingkan duniawi, mereka itu orang yang berkarakter tidak beriman kepada Allah dan hari akhir, mereka hanya mementingkan kehidupan duniawi saja.

Orang-orang yang hanya mementingkan duniawinya, masuk ke golongan orang tidak cerdas, tidak berakal, tidak mengerti. Siapakah mereka? Apakah kita masuk golongannya? Apakah saya termasuk juga?

Kedua ayat tersebut di atas berlaku bagi semua orang yang tidak beriman, baik orangnya awam, cerdik pandai, ataupun gelarnya bergelantungan. Mereka dikatakan bodoh, tidak berakal. Mengapa mereka disebut demikian, bukannkah orangnya hebat, hasil penemuannya banyak menurut pandangan manusia?

Ternyata tidak cerdas , kebodohan mereka, karena mereka TIDAK MENGIMANI AKHERAT,melalaikan akherat, hanya mementingkan dunia saja. Siapapun mereka !

Kebahagian dan kemulian yang hakiki akan kita raih jika kita menjadi orang cerdas dan bergaul dengan orang-orang yang cerdas.

Nabi saw memberikan ciri-cirinya kepada kita,  ” Orang yang cerdas adalah orang yang introspeksi diri dan beramal untuk bekal setelah mati.” (HR. Tirmidzi, beliau berkata ,”hadits hasan.”

Akhir kata, hendaklah kita jangan sampai termasuk golongan orang kafir, golongan manusia-manusia tercela, manusia yang lalai dari hari akherat, tidak mencari amal kebaikan untuk bekal mengahadapi setelah kematian. AAMIIN

Iklan

ramadhan-mubarak

Download Buku Panduan Ramadhan 1433 H  BEKAL MERAIH RAMADHAN PENUH BERKAH

Segala puji itu hanyalah milik Allah. Dialah zat yang telah menyempurnakan nikmat-Nya untuk kita dan secara berturut-turut memberikan berbagai pemberian dan anugerah kepada kita. Semoga Allah menyanjung dan memberi keselamatan untuk Nabi kita Muhammad, keluarganya yang merupakan manusia pilihan dan semua sahabatnya yang merupakan manusia-manusia yang bertakwa.

Alhamdulillah … Bulan suci Ramadhan 1433 H akan segera datang menemui kita kaum muslimin.  Mari kita sambut datangnya bulan suci ini penuh dengan kegembiraan, penuh keikhlasan, sehingga kita dapat  beribadah di bulan itu secara maksimal. Untuk mencapai itu tentulah tidak ada kurangnya apabila dalam menjalankan  ibadah dalam mengisi ibadah di bulan suci ini dengan tuntunan yang didasarkan syaria’ah.

Berikut ini ada  buku Panduan Ramadhan yang dipersembahkan  Rumaysho.com  untuk kaum muslimin.  Buku ini merupakan cetakan keempat  di tahun 1433 H. Bagi kaum muslimin  yang ingin mendownload buku ini dalam file pdf, silakan mendownload bisa melalui halaman ini. Kaum muslimin dapat mendownload buku panduan ini secara gratis, atau menyebarkan kepada kaum muslimin dalam bentuk foto copy , cetakan atau file ini.  Namun untuk pencetakan buku, kami sarankan untuk menghubungi panitia pada nomor 085228066686  (Syarif) dan bisa berdisksusi karena biaya cetak dari panitia biasanya lebih murah karena dicetak dalam jumlah banyak. Tata cara donasi bisa lihat di sini Dapat juga lihat di muslim.or.id

File ini diperuntukkan bagi yang belum mendapatkan buku cetakannya. Buku ini memiliki keistimewaan dari cetakan sebelumnya karena dilengkapi dengan dua suplemen: (1) Panduan Zakat Maal dan (2) Kiat Mudik Penuh Berkah.

Kami (Rumaysho.com  ) harap para pengunjung bisa membantu untuk memberikan donasi dalam rangka penerbitan buku panduan Ramadhan ini. Karena buku ini akan dicetak 10.000 eksemplar dan dibagi secara gratis di tenga-tengah kaum muslimin. Semoga bisa menjadi amal jariyah bagi Anda sekalian.

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ

Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim no. 2558)

Download file di sini dengan melihat link download di kiri bawah, dapat juga langsung klik link berikut buku_panduan_ramadhan_1433_h_

Atau

  • Di: Islam | Kultum
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kemuliaan Bulan Ramadhan

Marhaban Yaa Ramdhan. Sebentar lagi bulan Ramdhan segera hadir. Bulan yang agung, bulan yang penuh bulan kesabaran dan balasan kesabaran adalah surga. Insya Allah kita selalu diberikan kesempatan untuk berjumpa dengan bulan suci Ramdhan tahun ini.

Di bulan ini kita usahakan untuk meningkatkan ibadah lebih baik dari tahun sebelumnya, dengan demikian kita tidak akan masuk kepada golongan orang-orang yang merugi.

Kemulian di bulan suci Ramdhan, bulan yang mulia, sehingga banyak disebutkan berbagai kemulian terkait dengan bulan Ramdhan ini. Berikut ini kemulian- kemulian bulan Ramdhan, yaitu

1. Syahrun Azhim (Bulan Yang Agung)

Azhim adalah nama dan sifat Allah Ta’ala. Namun juga digunakan untuk menunjukkan kekaguman terhadap kebesaran dan kemuliaan sesuatu. Sesuatu yang diagungkan Nabi tentulah memiliki nilai yang jauh lebih besar dan sangat mulia dengan sesuatu yang diagungkan oleh manusia biasa. Alasan mengagungkan bulan Ramadhan adalah karena Allah juga mengagungkan bulan ini. Firman Allah, “Waman yu’azhim sya’iirillah fa-innahha mintaqwal quluub, barangsiapa mengagungkan syiar-syiar agama Allah, maka itu datang dari hati yang bertakwa.”

Diagungkan Allah karena pada bulan inilah Allah mewajibkan puasa sebagai salah satu dari lima rukun Islam. Allah Yang Maha Pemurah Penyayang menetapkan dan mensucikan bulan ini kemudian memberikan segala kemurahan, kasih sayang, dan kemudahan bagi hamba-hamba yang ingin mendekatkan diri kepada-Nya.

2. Syahrul Mubarak

Bulan ini penuh berkah, berdayaguna dan berhasil guna, bermanfaat secara maksimal. Detik demi detik di Bulan Suci ini bagaikan rangkaian berlian yang sangat berharga bagi orang beriman. Pasalnya semua perbuatan kita di saat berpuasa menjadi ibadah berpahala yang balasannya langsung dari Allah. Amal baik sekecil apapun nilainya
dilipatgandakan sehingga kita menjadi puas dalam melakukannya.

Keberkahan Ramadhan oleh Nabi kita secara garis besar dibagi 3, yaitu 10 malam periode pertama penuh rahmat Allah,  10 berikutnya diisi dengan ampunan (maghfirah), sedangkan di 10 malam terakhir merupakan pembebas manusia dari api neraka. Keberkahan yang Allah berikan ini akan optimal jika kita mengelola waktu pendekatan diri kepada Allah sebagaimana arahan Rasulullah saw.

3. Syahru Nuzulil Qur’an

Allah mengistimewakan Ramadhan sekaligus menyediakan target terbesar, yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Simaklah firman Allah dalam rangkaian ayat puasa, “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan bagi petunjuk, dan furqan
(pembeda).” (Al-Baqarah: 185)

Ayat di atas menjelaskan bahwa target utama amaliyah Ramadhan membentuk insan takwa yang menjadikan Kitabullah sebagai manhajul hayat (pedoman hidup). Dapat dikatakan bahwa Ramadhan tidak dapat dipisahkan dengan Al-Qur’an. Rasulullah saw. mendapatkan wahyu pertama pada bulan Ramadhan dan di setiap bulan Ramadhan Malaikat Jibril datang sampai dua kali untuk menguji hafalan dan pemahaman Rasulullah saw. terhadap Al-Qur’an. Bagi ummat Muhammad, ada jaminan bahwa Al-Qur’an kembali nuzul ke dalam jiwa mereka manakala mengikuti program Ramadhan dengan benar.

4. Syahrus Shiyam

Pada Bulan Ramadhan dari awal hingga akhir kita menegakkan satu dari 5 rukun (tiang) Islam yang sangat penting, yaitu shaum (puasa). Kewajiban puasa sebagaimana kewajiban ibadah shalat 5 waktu.  Maka sebulan penuh seorang muslim mengkonsentrasikan diri untuk ibadah sebagaimana dia mendirikan shalat Subuh atau Maghrib yang memakan waktu beberapa menit saja. Puasa Ramadhan dilakukan tiap hari dari terbit fajar hingga terbenam matahari (Magrib). Tidak cukup menilai dari yang membatalkannya seperti makan dan minum atau berhubungan suami-istri di siang hari saja, tetapi wajib membangun akhlaqul karimah, meninggalkan perbuatan maksiat dan yang makruh (yang dibenci Allah).

5. Syahrul Qiyam

Bulan Ramadhan menggairahkan umat Islam untuk menjalankan amalan orang-orang saleh seperti sholat tahajjud dan membaca Al-Qur’an dengan benar di dalam shalat malamnya. Di Bulan Ramadhan Kitabullah mengisyaratkan bahwa untuk mendapatkan ketinggian derajatnya setiap mukmin sangat dianjurkan shalat tarawih dan witir agar di luar Ramadhan dia bisa terbiasa mengamalkan qiyamullail.

6. Syahrus Sabr (bulan sabar)

Bulan Ramadhan melatih jiwa muslim untuk senantiasa sabar tidak mengeluh dan tahan uji. Sabar adalah kekuatan jiwa dari segala bentuk kelemahan mental, spiritual dan operasional. Orang bersabar akan bersama Allah sedangkan balasan orang-orang yang sabar adalah surga.

Sabar lahir bersama dengan segala bentuk kerja besar yang beresiko seperti dalam dakwah dan jihad fi sabilillah. Ramadhan melatih muslim beramal islami dalam  berjamaah untuk meninggikan kalimat Allah.

7. Syahrul Musawwah (Bulan Santunan)

Ramadhan menjadi bulan santunan manakala orang-orang beriman sadar sepenuhnya bahwa puasanya mendidik mereka untuk memiliki empati kepada fakir miskin karena merasakan lapar dan haus sebagaimana yang mereka rasakan. Karena itu kaum muslimin selayaknya menjadi pemurah dan dermawan. Memberi dan berbagi harus menjadi watak yang ditanamkan.

Segala amal yang berkaitan dengan amwal (harta) seperti zakat fitrah sedekah, infak, wakaf, dan sebagainya, bahkan zakat harta pun sebaiknya dilakukan di bulan yang mulia ini. Memberi meskipun kecil, bernilai besar di sisi Allah. Siapa yang memberi makan minum  pada orang yang berpuasa meskipun hanya seteguk air, berpahala puasa seperti yang diperoleh orang yang berpuasa.

8. Syahrul Yuzdaadu fiihi Rizqul Mu’min

Bulan ini rezeki orang-orang beriman bertambah karena segala kemudahan dibuka oleh Allah seluas-luasnya. Para pedagang akan beruntung, orang yang jadi pegawai dapat kelebihan pendapatan dan sebagainya. Namun rezeki terbesar adalah hidayah Allah kemudian hikmah dan ilmu yang begitu mudah diperoleh di bulan mulia ini.

 

  • Di: Islam | Kultum | Ramadhan
  • Komentar Dinonaktifkan pada Kultum : Jangan Merasa Bersih dari Dosa

 

Orang yang merasa dirinya bersih dari dosa, itu sangat berbahaya. Dia akan menolak nasehat dan menghina orang yang berbuat dosa. Bahkan boleh jadi dia meninggalkan sebagian perintah Allah baik yang wajib dan yang sunnah sehingga dia jatuh ke dalam neraka. Firman Allah dalam QS an-Najm: 32  “Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa”.

Dari Abu Huroiroh ra. Nabi saw bersabda :

“Ada dua orang Bani Israil yang saling bersahabat, salah satunya melakukan dosa, sedang yang lain adalah orang yang sangat giat dalam ibadah. Orang yang giat beribadah ini, bila melihat temanya mengerjakan dosa maka selalu menasehatinya, ‘Berhentilah!’ Suatu ketika ia menemukan temannya melakukan dosa lagi, ‘Ia berkata lagi kepada temannya ‘Berhentilah!’. Temanya menjawab,’Biarkanlah aku bersama Tuhanku. Apakah kau diutus untuk menjadi penawas bagiku? ‘Ia membalas dengan berkata ‘Demi Allah kamu tidak akan mendapat ampunan – atau –Allah tidak akan memasukkan ke surga. ‘Maka digenggamlah (dicabut) roh kedua orang tadi dan berkumpul di sisi Tuhan semesta alam. Orang yang giat (beribadah) ditanya, ‘Apakah kau lebih tahu dari-Ku?  Atau engkau mampu melakukan apa yang ada dalam kekuasaan-Ku. ‘Dikatakan bagi yang lain (si giat), ‘Pergilah kalian ke neraka.’ “Abu Huroiroh ra. Berkata, “Demi dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, tidak ada satu ucapan pun yang akan kekal bagi dunia da akhiratnya”

Oleh karena itu, jika kita mempunyai orang yang berbuat dosa maka sebaiknya kita menasehatinya denga lemah lembut dan baik, tidak menghina dan membuat orang putus asa, dan hendaknya bersabar ketika dia menolaknya, karena petunjuk hanya di tangan Allah.


Tebar Dakwah ….Cukup Klik Gambar

Download Doa Usai Shalat Fardhu (uji coba) file beda

Download Fatwa MUI


Download yg lainh di http://www.mui.or.id/index.php/fatwa-mui.html

Wakaf Al-Qur’an

Pengingat Hari ini

Marhaban Yaa Ramadan Mari kita isi bulan Ramadhan 1433 H dengan kegiatan yang penuh dengan amal ibadah untuk meraih insan yang fitri, serta mutaqin di akhir Ramadan

Translate to your language

Radio Online

Kajian.Net

Selamat

Daftar Isi

Slogan

Marquee Tag - http://www.marqueetextlive.com

doctor ratings" Jika kejujuran kita miliki ..Kebenaran pasti menang..Kebatilan pasti Tumbang"

IP

IP

Blog Stats

  • 1.793.128 hits

Pengunjung dari ……

free counters

Arsip Tulisan

Peta Visitor

Majalah berilmu sebelum beramal dan berdakwahatau versi cetak "Cukup Berlangganan"

Link Gambar

Admin

Image by FlamingText.com

Pingin klik sajaFlamingText.com

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Hidayatullah.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Quick Counter

HTML hit counter - Quick-counter.net

Do’a Selepas Shalat

Iklan